Korut: AS Gunakan Diplomasi sebagai Kedok, akan Ada Konsekuensi Serius

Minggu, 02 Mei 2021 - 13:17 WIB
loading...
Korut: AS Gunakan Diplomasi...
Korut menuturkan, pernyataan terbaru dari Presiden AS, Joe Biden menunjukkan bahwa dia bermaksud mempertahankan kebijakan permusuhan terhadap Pyongyang. Foto/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menuturkan, pernyataan terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menunjukkan bahwa dia bermaksud mempertahankan kebijakan permusuhan terhadap Pyongyang. Sikap ini, menurut Korut, akan membutuhkan tanggapan yang sesuai.

Biden dalam pidato pertamanya di Kongres AS menuturkan bahwa program nuklir di Korut dan Iran menimbulkan ancaman yang akan ditangani melalui "diplomasi dan pencegahan yang tegas". Baca juga: Korut Diprediksi Bakal Punya 242 Rudal Nuklir Pada Tahun 2027

Menurut Kwon Jong Gun, Direktur Jenderal Departemen Urusan AS Kementerian Luar Negeri Korut, itu tidak masuk akal dan merupakan pelanggaran hak Korut untuk membela diri, dengan menyebut pencegahan defensifnya sebagai ancaman.

"Pidato Biden tak tertahankan dan kesalahan besar. Pernyataannya jelas mencerminkan niatnya untuk tetap menegakkan kebijakan permusuhan terhadap Korut seperti yang telah dilakukan oleh AS selama lebih dari setengah abad," ucapnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (2/5/2021).

Kwon kemudian menuturkan, mengatakan diplomasi AS semata-mata ditujukan untuk menutupi tindakan permusuhannya, dan pencegahannya hanyalah sarana untuk menimbulkan ancaman nuklir ke Korut. Baca juga: Waswas dengan Rudal Korut dan Iran, AS Anggarkan USD18 Miliar untuk Pencegat Rudal

"Sekarang kebijakan Biden telah menjadi jelas, Korut akan dipaksa untuk mengambil langkah-langkah yang sesuai, dan seiring waktu AS akan menemukan dirinya dalam situasi yang sangat gawat," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved