Rusia Luncurkan Produksi Massal Robot Perang yang Bisa Bertempur Sendiri
Sabtu, 22 Mei 2021 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Robot perang pintar, yang dilaporkan mampu mengakses situasi pertempuran secara mandiri, adalah bagian dari persenjataan canggih baru yang saat ini menjadi fokus militer Rusia.
Shoigu tidak menyebutkan sistem senjata tertentu ketika dia berbicara tentang robot perang. Namun, Rusia telah meluncurkan berbagai mesin otonom dan semi-otonom, beberapa di antaranya telah melakukan debut tempurnya.
Salah satunya adalah Uran-9, sistem senjata robotik multiguna yang terlihat seperti tank kecil yang dilengkapi dengan meriam 30mm, beberapa penyembur api, dan empat peluru kendali anti-tank berpemandu. Dirancang untuk pengintaian dan dukungan tembakan, itu dapat membantu tentara di medan perang untuk meminimalkan potensi korban.
Model lain dalam seri Uran adalah unit ranjau otonom yang disebut Uran-6. Robot seperti buldoser dengan berat hingga enam ton ini dirancang untuk membuat jalur yang aman bagi tentara yang berjalan di ladang ranjau. Kedua unit Uran berhasil digunakan oleh militer Rusia selama operasi anti-teroris di Suriah.
Angkatan Darat Rusia mungkin akan segera menurunkan mesin perang robotik yang lebih kuat. Para insinyurnya saat ini mengerjakan sistem otonom berdasarkan tank T-72 dan T-14 Armata yang mampu membawa senjata berat.
Shoigu tidak menyebutkan sistem senjata tertentu ketika dia berbicara tentang robot perang. Namun, Rusia telah meluncurkan berbagai mesin otonom dan semi-otonom, beberapa di antaranya telah melakukan debut tempurnya.
Salah satunya adalah Uran-9, sistem senjata robotik multiguna yang terlihat seperti tank kecil yang dilengkapi dengan meriam 30mm, beberapa penyembur api, dan empat peluru kendali anti-tank berpemandu. Dirancang untuk pengintaian dan dukungan tembakan, itu dapat membantu tentara di medan perang untuk meminimalkan potensi korban.
Model lain dalam seri Uran adalah unit ranjau otonom yang disebut Uran-6. Robot seperti buldoser dengan berat hingga enam ton ini dirancang untuk membuat jalur yang aman bagi tentara yang berjalan di ladang ranjau. Kedua unit Uran berhasil digunakan oleh militer Rusia selama operasi anti-teroris di Suriah.
Angkatan Darat Rusia mungkin akan segera menurunkan mesin perang robotik yang lebih kuat. Para insinyurnya saat ini mengerjakan sistem otonom berdasarkan tank T-72 dan T-14 Armata yang mampu membawa senjata berat.
Lihat Juga :