Pakar Rusia: Israel Tak akan Pernah Izinkan Penjaga Perdamaian di Wilayahnya
Sabtu, 22 Mei 2021 - 05:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Baru Berdamai, Netanyahu Sudah Tebar Ancaman untuk Hamas
Ketegangan meningkat di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur sejak awal Mei ketika pengadilan Israel memerintahkan penggusuran beberapa keluarga Palestina. Keputusan itu kemudian ditunda karena memicu reaksi keras hingga pecah pertempuran antara pejuang Gaza dan Israel.
Warga Palestina yang menunjukkan solidaritas dengan para penduduk Sheikh Jarrah telah menjadi sasaran serangan pasukan Israel.
Peningkatan ketegangan tersebut memicu serangan udara oleh Israel di Gaza, yang menyebabkan sedikitnya 243 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.700 lainnya terluka, menurut pihak berwenang Palestina.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada 1980. Tindakan itu tidak pernah diakui komunitas internasional.
Ketegangan meningkat di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur sejak awal Mei ketika pengadilan Israel memerintahkan penggusuran beberapa keluarga Palestina. Keputusan itu kemudian ditunda karena memicu reaksi keras hingga pecah pertempuran antara pejuang Gaza dan Israel.
Warga Palestina yang menunjukkan solidaritas dengan para penduduk Sheikh Jarrah telah menjadi sasaran serangan pasukan Israel.
Peningkatan ketegangan tersebut memicu serangan udara oleh Israel di Gaza, yang menyebabkan sedikitnya 243 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.700 lainnya terluka, menurut pihak berwenang Palestina.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada 1980. Tindakan itu tidak pernah diakui komunitas internasional.
(sya)
Lihat Juga :