Diam-diam, Inggris Latih Pasukan Keamanan Palestina untuk Lindungi Israel

Sabtu, 22 Mei 2021 - 00:03 WIB
loading...
A A A
"Inggris mendukung reformasi sektor keamanan Palestina karena PASF (Pasukan Keamanan Otoritas Palestina) yang cakap adalah prasyarat untuk solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina," papar dokumen itu lebih lanjut.

Meskipun Otoritas Palestina secara umum dipandang sebagai badan politik sah yang mewakili warga Palestina di Tepi Barat, setelah pembentukannya pada 1994 setelah Kesepakatan Oslo, terdapat kekhawatiran yang meluas mengenai korupsinya, kurangnya legitimasi politik dari Presiden Mahmoud Abbas (yang masa jabatan resminya seharusnya berakhir pada 2009) dan koordinasi keamanannya dengan Israel.

Penyiksaan tahanan Palestina oleh PA juga telah didokumentasikan dengan baik.

Laporan oleh Declassified UK juga merinci program keamanan Whitehall lainnya di wilayah tersebut, termasuk pembuatan dan distribusi kendaraan militer untuk Otoritas Palestina dan pasukan Yordania, serta dukungan dan pelatihan ekstensif untuk pasukan keamanan Lebanon yang menangani pengungsi Palestina di kamp pengungsi PBB di Lebanon.

Meskipun Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Inggris mengklaim bahwa operasi semacam itu bertujuan melawan pengaruh kelompok-kelompok seperti Hizbullah, proyek-proyek di bawah CSSF semuanya memiliki tujuan yang sama untuk mencegah perlawanan Palestina dan "kekerasan ekstremisme " agar tidak tumpah ke Israel.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved