Diam-diam, Inggris Latih Pasukan Keamanan Palestina untuk Lindungi Israel
Sabtu, 22 Mei 2021 - 00:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pemimpin Dunia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Hamas
Ini setelah dana 2,3 juta poundsterling yang dialokasikan Kementerian Pertahanan Inggris pada 2017-2018 untuk "Tim Dukungan Inggris" yang berbasis di kota Ramallah, Tepi Barat.
Pendanaan tersebut pada gilirannya bersumber dari Dana Konflik, Keamanan, dan Stabilitas (CSSF) lintas pemerintah senilai 1,3 miliar poundsterling.
CSSF adalah anak usaha dari departemen pemerintah Inggris yang bertujuan meningkatkan stabilitas di berbagai kawasan dengan mendanai proyek-proyek yang tidak berdampak langsung pada keamanan nasional Inggris.
“Tim yang melatih pasukan keamanan Palestina terdiri dari tujuh personel militer dari Angkatan Darat Inggris dan Royal Air Force yang dipimpin seorang brigadir,” papar Declassified UK.
“Satu dokumen yang terkait dengan program tersebut mencatat dukungan Inggris semacam itu telah berlangsung selama tujuh belas tahun, dan sebenarnya bertujuan mengurangi potensi ancaman keamanan bagi Inggris dengan menangani dugaan ekstremisme di wilayah pendudukan,” ungkap Declassified UK.
Namun, menurut dokumen program, tujuan jangka panjang dari pelatihan ini adalah meletakkan dasar bagi solusi dua negara dan mempersiapkan pasukan keamanan negara Palestina di masa depan, proses yang telah lama diklaim Inggris untuk didukung.
Ini setelah dana 2,3 juta poundsterling yang dialokasikan Kementerian Pertahanan Inggris pada 2017-2018 untuk "Tim Dukungan Inggris" yang berbasis di kota Ramallah, Tepi Barat.
Pendanaan tersebut pada gilirannya bersumber dari Dana Konflik, Keamanan, dan Stabilitas (CSSF) lintas pemerintah senilai 1,3 miliar poundsterling.
CSSF adalah anak usaha dari departemen pemerintah Inggris yang bertujuan meningkatkan stabilitas di berbagai kawasan dengan mendanai proyek-proyek yang tidak berdampak langsung pada keamanan nasional Inggris.
“Tim yang melatih pasukan keamanan Palestina terdiri dari tujuh personel militer dari Angkatan Darat Inggris dan Royal Air Force yang dipimpin seorang brigadir,” papar Declassified UK.
“Satu dokumen yang terkait dengan program tersebut mencatat dukungan Inggris semacam itu telah berlangsung selama tujuh belas tahun, dan sebenarnya bertujuan mengurangi potensi ancaman keamanan bagi Inggris dengan menangani dugaan ekstremisme di wilayah pendudukan,” ungkap Declassified UK.
Namun, menurut dokumen program, tujuan jangka panjang dari pelatihan ini adalah meletakkan dasar bagi solusi dua negara dan mempersiapkan pasukan keamanan negara Palestina di masa depan, proses yang telah lama diklaim Inggris untuk didukung.
Lihat Juga :