Komentarnya Sulut Ketegangan di Teluk, Menlu Lebanon Ajukan Pengunduran Diri
Kamis, 20 Mei 2021 - 02:16 WIB
loading...
A
A
A
Charbel Wehbe, yang merupakan menteri di pemerintahan sementara Lebanon, memicu ketegangan dengan pernyataan pada hari Senin yang menyatakan bahwa negara-negara Teluk telah mendukung kebangkitan ISIS dan komentar meremehkan lainnya.
“Ada tahap kedua ketika ISIS datang dan negara-negara dengan cinta, persahabatan, dan persaudaraan membawa mereka," kata Wehbe saat melakukan wawancara dengan Al-Hurra TV.
"Negara-negara cinta memberi kami ISIS dan menanamnya untuk kami di Dataran Niniwe, Anbar dan Palmyra," sambungnya.
Baca juga: Menlu Lebanon Secara Tersirat Tuding Negara Teluk Dukung ISIS
Sontak pernyataan Wehbe ini membuat Arab Saudi , Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait , dan Bahrain naik pitam. Keempat negara Teluk itu pun memanggil duta besar Lebanon dan mengeluarkan keluhan resmi.
Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan kecaman keras atas pernyataan tersebut.
“Ada tahap kedua ketika ISIS datang dan negara-negara dengan cinta, persahabatan, dan persaudaraan membawa mereka," kata Wehbe saat melakukan wawancara dengan Al-Hurra TV.
"Negara-negara cinta memberi kami ISIS dan menanamnya untuk kami di Dataran Niniwe, Anbar dan Palmyra," sambungnya.
Baca juga: Menlu Lebanon Secara Tersirat Tuding Negara Teluk Dukung ISIS
Sontak pernyataan Wehbe ini membuat Arab Saudi , Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait , dan Bahrain naik pitam. Keempat negara Teluk itu pun memanggil duta besar Lebanon dan mengeluarkan keluhan resmi.
Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan kecaman keras atas pernyataan tersebut.
Lihat Juga :