Pertama Kalinya, Negara Arab Terpecah untuk Mengutuk Israel Bombardir Gaza

Rabu, 19 Mei 2021 - 00:12 WIB
loading...
A A A
“Ini mengirimkan sinyal dari kepemimpinan Emirat bahwa kami tidak akan terombang-ambing dari aliansi yang berkembang dengan Israel ini, yang mereka anggap berharga untuk rencana masa depan; ini termasuk melawan Iran, Turki dan kelompok Ikhwanul Muslimin," imbuhnya.

“Ada banyak ruang untuk membuat pernyataan yang sangat mendukung hak-hak rakyat Palestina, tanpa mendukung Hamas. Dan mereka belum melakukannya," ujarnya seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Partai Berkuasa Turki Tuduh PBB Umbar Kemunafikan Politik Soal Gaza

Dalam apa yang tampaknya merupakan tanggapan yang didukung negara, tagar "Palestina bukanlah tujuan saya" beredar di UEA, Bahrain, dan Kuwait selama akhir pekan. Itu membuat sedikut "bengkok" dukungan seluruh wilayah untuk akun Twitter dari Gaza dan Yerusalem Timur yang mengecam adegan kekerasan dan kepemimpinan Israel.

“(Pemerintah ini) berada di sisi yang salah dari opini publik dalam cara mereka dilihat dan diterima oleh populasi di kawasan Arab,” kata Mohanad Hage Ali, peneliti di Carnegie Middle East Center.

“Mereka mencoba untuk mengejar posisi memegang kebijakan luar negeri aktif yang belum pernah mereka miliki sebelumnya. Mereka bisa dilihat sebagai sinonim dengan pendudukan Israel dan kebijakan Israel di wilayah tersebut. Ini akan berdampak tidak hanya pada Israel, tetapi sekutu Arab baru mereka. Dan ini akan merusak reputasi mereka," ulasnya.

“Rezim sangat gugup dengan opini publik Arab,” kata Doyle. "Adegan pemboman Gaza ini akan membuat para pemimpin tampak sangat khawatir dan membuat mereka berharap akan segera berakhir," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Berita Terkini
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved