Kelompok Bantuan Kristen di Gaza: Invasi Darat Israel Akan Ciptakan 'Neraka'
Jum'at, 14 Mei 2021 - 15:32 WIB
loading...
Gedung di Jalur Gaza, Palestina, hancur dibombardir jet tempur Israel, Rabu (12/5/2021). Foto/REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
A
A
A
GAZA - Kelompok bantuan Kristen yang beroperasi di Jalur Gaza, Palestina , "Christian Aid", memperingatkan bencana mengerikan dari invasi darat Israel . Dia menggambarkan invasi darat itu akan membuat situasi di Gaza seperti "neraka".
Peringatan itu disampaikan kepala Christian Aid untuk Timur Tengah, William Bell, dalam siaran pers-nya hari Kamis kemarin.
Baca juga: Perang dengan Hamas Memanas, 120 Personel Militer AS Hengkang dari Israel
“Segera setelah kami melaporkan jumlah korban tewas di Gaza, itu menjadi ketinggalan zaman karena kekerasan meningkat. Tapi kami berkewajiban untuk mencatat kematian ini: setidaknya 65 sejauh ini di Gaza, termasuk 16 anak-anak, menurut kementerian kesehatan; di Israel jumlahnya 7, termasuk satu anak," katanya.
"Bahkan tanpa invasi darat yang terancam, angka-angka ini akan terus meningkat; mereka akan membawa kita ke kedalaman 'neraka'," ujar Bell.
Angka korban jiwa yang dipaparkan Bell itu merupakan data pada hari Rabu. Pada saat ini (14/5/2021), jumlah korban tewas di Gaza menurut Kementerian Kesehatan Palestina telah mencapai 115 orang termasuk puluhan anak. Korban luka sekitar 600 orang.
Sedangkan di pihak Israel korban tewas sebanyak 7 orang, terdiri dari lima warga sipil dan seorang tentara Israel serta satu lagi warga India.
Peringatan itu disampaikan kepala Christian Aid untuk Timur Tengah, William Bell, dalam siaran pers-nya hari Kamis kemarin.
Baca juga: Perang dengan Hamas Memanas, 120 Personel Militer AS Hengkang dari Israel
“Segera setelah kami melaporkan jumlah korban tewas di Gaza, itu menjadi ketinggalan zaman karena kekerasan meningkat. Tapi kami berkewajiban untuk mencatat kematian ini: setidaknya 65 sejauh ini di Gaza, termasuk 16 anak-anak, menurut kementerian kesehatan; di Israel jumlahnya 7, termasuk satu anak," katanya.
"Bahkan tanpa invasi darat yang terancam, angka-angka ini akan terus meningkat; mereka akan membawa kita ke kedalaman 'neraka'," ujar Bell.
Angka korban jiwa yang dipaparkan Bell itu merupakan data pada hari Rabu. Pada saat ini (14/5/2021), jumlah korban tewas di Gaza menurut Kementerian Kesehatan Palestina telah mencapai 115 orang termasuk puluhan anak. Korban luka sekitar 600 orang.
Sedangkan di pihak Israel korban tewas sebanyak 7 orang, terdiri dari lima warga sipil dan seorang tentara Israel serta satu lagi warga India.
Lihat Juga :