Pesan Menakutkan Pelaku Penembakan Massal di Sekolah Rusia
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Minggu lalu, Galyaviev dilaporkan telah menyiapkan saluran di layanan Telegram, dengan pesan yang mengaku dari "Tuhan". Dalam serangkaian komentar yang ditulis Kamis lalu, akun tersebut mengumumkan bahwa "Saya seperti Tuhan".
Pesan itu selanjutnya mengatakan bahwa penduduk dunia adalah budaknya, dan harus saling membunuh sebelum akhirnya bunuh diri. Dia menambahkan bahwa seharusnya tidak ada makhluk hidup yang tersisa di dunia, dan bahwa hidup adalah kesalahan alam semesta.
Sebelum penembakan, dia dilaporkan telah menulis bahwa dia akan membunuh banyak orang sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Sebuah foto yang diposting ke saluran tersebut menunjukkan seorang pria yang mirip dengan sosok yang ditahan oleh polisi berpose untuk selfie sambil mengenakan apa yang tampak seperti rompi tempur dan penutup wajah, dihiasi dengan kata "Bog" atau "Tuhan" dalam bahasa Rusia.
Baca juga: Dokter yang Merawat Navalny Dilaporkan Hilang di Hutan Siberia
Saksi mata melaporkan mendengar ledakan dan tembakan yang datang dari sekolah, ketika rekaman muncul dari siswa yang dirawat di lapangan di luar karena cedera dan memanjat keluar jendela untuk menghindari penembakan.
Pesan itu selanjutnya mengatakan bahwa penduduk dunia adalah budaknya, dan harus saling membunuh sebelum akhirnya bunuh diri. Dia menambahkan bahwa seharusnya tidak ada makhluk hidup yang tersisa di dunia, dan bahwa hidup adalah kesalahan alam semesta.
Sebelum penembakan, dia dilaporkan telah menulis bahwa dia akan membunuh banyak orang sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Sebuah foto yang diposting ke saluran tersebut menunjukkan seorang pria yang mirip dengan sosok yang ditahan oleh polisi berpose untuk selfie sambil mengenakan apa yang tampak seperti rompi tempur dan penutup wajah, dihiasi dengan kata "Bog" atau "Tuhan" dalam bahasa Rusia.
Baca juga: Dokter yang Merawat Navalny Dilaporkan Hilang di Hutan Siberia
Saksi mata melaporkan mendengar ledakan dan tembakan yang datang dari sekolah, ketika rekaman muncul dari siswa yang dirawat di lapangan di luar karena cedera dan memanjat keluar jendela untuk menghindari penembakan.
Lihat Juga :