Rusia: AS Kembangkan Rencana Senjata Biologis Individual

Selasa, 11 Mei 2021 - 18:28 WIB
loading...
Rusia: AS Kembangkan...
Rusia sebut AS tengah mengembangkan rencana senjata biologis individual. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MOSKOW - Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan rencana penelitian biologis individu untuk banyak negara dan memaksakan pelaksanaannya melalui berbagai program bersama yang dinyatakan bersifat damai. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev dalam sebuah wawancara dengan Sputnik.

"Dalam beberapa tahun terakhir, AS dan sekutu NATO-nya telah secara signifikan meningkatkan penelitian biologi di banyak negara di seluruh dunia," ujar Patrushev.

"AS sedang mengembangkan rencana aksi individu untuk setiap negara berdasarkan kebutuhan program biologis nasional, terutama program militer," imbuhnya seperti dikutip dari kantor berita yang berbasis di Rusia, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Presiden Brazil Duga COVID-19 Dibuat di Lab untuk Perang Biologis

Ia mengungkapkan bahwa rencana-rencana ini dilaksanakan melalui "program yang keras" seperti Kemitraan Global Melawan Penyebaran Senjata dan Bahan Pemusnah Massal, Komitmen Biologis Bersama, dan Pengurangan Ancaman Bersama di sejumlah negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved