Staf Positif Corona, PM Malaysia Jalani Karantina Mandiri

Jum'at, 22 Mei 2020 - 18:52 WIB
loading...
Staf Positif Corona,...
Seorang staf pertemuan pasca kabinet positif Covid-19, PM Malaysia Muhyiddin Yassin akan menjalani karantina selama 14 hari. Foto/Straits Times
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin akan melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari mulai hari ini, Jumat (22/5/2020). Ini dilakukan setelah seorang staf pada pertemuan pasca-Kabinet yang ia hadiri dinyatakan positif mengidap virus coronavirus.

Kantor Perdana Menteri Malaysia, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari ini mengatakan bahwa Tan Sri Muhyiddin dinyatakan negatif untuk Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona.

Setiap orang yang hadir pada pertemuan pasca-Kabinet pada hari Kamis juga telah diperintahkan untuk menjalani tes virus corona dan melakukan karantina sendiri di rumah selama 14 hari.

"Setiap pertemuan yang diadakan di Kantor Perdana Menteri menjaga jarak sosial dan langkah-langkah kesehatan yang ketat setiap saat," kata Kantor Perdana Menteri seperti dikutip dari Straits Times.

Malaysia telah melaporkan 78 kasus virus Corona baru pada hari Jumat, menjadikan total infeksi di negara itu menjadi 7.137 kasus. Satu kematian baru dilaporkan, meningkatkan jumlah kematian menjadi 115.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Zelensky Kirim Surat...
Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang
Rekomendasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved