Mother’s Day, AST Kirim 5.000 Surat Ibu Teraniaya di Turki ke Pemimpin Wanita Dunia

Senin, 10 Mei 2021 - 09:42 WIB
loading...
Mother’s Day, AST...
Kampanye menyuarakan kaum Ibu yang teraniaya di Turki pada Hari Ibu Sedunia, 9 Mei 2021. Foto/Silenced Turkey
A A A
WASHINGTON - Lembaga advokasi Hak Asasi Manusia dan Sipil, Advocates Of Silenced Turkey (AST) melakukan gerakan kampanye menyuarakan aspirasi para wanita dan Ibu-ibu di Turki yang teraniaya.

Targetnya, agar suara kaum perempuan Turki yang terbungkam itu didengar oleh ribuan pemimpin wanita di dunia pada International Mother’s Day atau Hari Ibu Sedunia pada 9 Mei 2021.

Baca juga: Indonesia Kerahkan 'Pasukan Setan', Benny Wenda 'Merengek' pada Dunia

"5.000 surat dan bunga untuk 5.000 pemimpin wanita di seluruh dunia mewakili suara bagi ribuan ibu yang teraniaya di Turki,” tulis AST di laman resminya.

AST ingin suara para Ibu dan wanita di Turki sampai ke para tokoh wanita dunia. Para sukarelawan AST di berbagai negara seperti di Amerika, BraZil, Albania, negara-negara Eropa dan Asia berupaya menjangkau ribuan wanita di seluruh dunia. Selain berkirim bunga, AST juga mengirimkan surat dari Ibu-ibu di Turki ke mereka.

"Perempuan Turki selalu didiskriminasi, ditundukkan, dan ditindas. Terutama para Ibu harus membayar harga konflik dan penindasan dengan lebih keras,” lanjut AST.

Selain itu, upaya kudeta yang gagal pada Juli 2016 kebetulan menjadi momen penting dalam sejarah modern Turki, yang diikuti oleh penganiayaan terhadap ribuan orang; di antaranya ada ribuan wanita dan Ibu.

Tindakan luar biasa yang diambil oleh pemerintah setelah upaya kudeta, konflik politik, dan penganiayaan berat telah melipatgandakan beban para Ibu. Karena propaganda pemerintah, para Ibu distigmatisasi dan dikucilkan dari masyarakat.

Mereka dihadapkan pada penahanan sewenang-wenang, anak atau suami mereka menjadi korban penghilangan paksa, dan mereka terpaksa mengungsi untuk bertahan hidup.

"Para Ibu telah kehilangan anak atau nyawa mereka sendiri dalam keadaan yang menyedihkan ini," kata AST.

Salah satu surat tersebut berasal dari Sacide Bozan. Bozan diberhentikan dari pekerjaannya di Kementerian Pendidikan Nasional sebagai bagian dari undang-undang yang dilimpahkan untuk menentang Gerakan Gulen, yang di Turki disebut sebagai KHK.

Baca juga: Ikut Campur Papua Barat, Batalion di PNG Siap Perang dengan Indonesia

Dia telah diadili selama 3 tahun, sedangkan suaminya yang juga seorang guru, telah ditahan selama 3 tahun atas tuduhan yang sama.

Sementara itu seorang wanita bernama Fatma Tuno, sudah selama dua tahun terakhir, mencari suaminya, mantan pegawai Kementerian Perindustrian Yusuf Bilge Tunç, yang tidak terdengar kabarnya sejak dia diculik saat bekerja di grosir untuk menghidupi keluarganya. Itu terjadi setelah dia dikeluarkan dari pekerjaannya sebagai bagian dari undang-undang yang dilimpahkan untuk menentang Gerakan Gulen.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved