AS Serukan Ketenangan saat Polisi Israel Tembaki Warga Palestina di Al-Aqsa
Sabtu, 08 Mei 2021 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rusia Dituduh Gunakan Teknologi Israel untuk Selamatkan Assad
Pernyataan Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan Washington prihatin secara khusus tentang "potensi penggusuran keluarga Palestina di lingkungan Silwan dan Sheikh Jarrah," dua wilayah di Yerusalem timur di mana ketegangan telah meningkat.
Tercatat bahwa beberapa keluarga Palestina yang menjadi sasaran penggusuran telah "tinggal di rumah mereka selama beberapa generasi."
Komentar AS itu muncul ketika lebih dari 160 orang terluka setelah polisi anti huru hara Israel menembakkan peluru karet ke warga Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem Jumat malam, mengakhiri kekerasan selama sepekan di Kota Suci dan Tepi Barat.
“Jumat pagi, pasukan keamanan Israel menewaskan dua warga Palestina dan melukai tiga orang setelah ketiganya melepaskan tembakan ke satu pangkalan di Tepi Barat,” ungkap pernyataan polisi Israel.
Pernyataan Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan Washington prihatin secara khusus tentang "potensi penggusuran keluarga Palestina di lingkungan Silwan dan Sheikh Jarrah," dua wilayah di Yerusalem timur di mana ketegangan telah meningkat.
Tercatat bahwa beberapa keluarga Palestina yang menjadi sasaran penggusuran telah "tinggal di rumah mereka selama beberapa generasi."
Komentar AS itu muncul ketika lebih dari 160 orang terluka setelah polisi anti huru hara Israel menembakkan peluru karet ke warga Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem Jumat malam, mengakhiri kekerasan selama sepekan di Kota Suci dan Tepi Barat.
“Jumat pagi, pasukan keamanan Israel menewaskan dua warga Palestina dan melukai tiga orang setelah ketiganya melepaskan tembakan ke satu pangkalan di Tepi Barat,” ungkap pernyataan polisi Israel.
(sya)
Lihat Juga :