WHO Beri Lampu Hijau Penggunaan Vaksin Sinopharm China

Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:03 WIB
loading...
WHO Beri Lampu Hijau...
WHO izinkan penggunaan vaksin Covid-19 Sinopharm China. Foto/Anadolu
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan lampu hijau penggunaan vaksin Covid-19 Sinopharm China untuk penggunaan darurat. WHO juga menyetujui vaksin untuk diluncurkan secara global.

"Sore ini, WHO memberikan daftar penggunaan darurat kepada Sinopharm, vaksin Covid-19 Beijing, menjadikannya vaksin keenam yang menerima validasi WHO untuk keamanan, kemanjuran, dan kualitas," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (8/5/2021).

Dia mengumumkan izin penggunaan vaksin itu pada webinar dua kali seminggu tentang Covid-19.

Vaksin Sinopharm diproduksi oleh Beijing Bio-Institute of Biological Products Co Ltd, anak perusahaan dari China National Biotec Group.

Baca juga: Putin: Vaksin Sputnik Dapat Diandalkan Seperti AK-47

“Penambahan vaksin ini berpotensi mempercepat akses vaksin Covid-19 dengan cepat bagi negara-negara yang ingin melindungi petugas kesehatan dan populasi yang berisiko,” kata Dr. Mariangela Simao, asisten direktur jenderal Akses ke Produk Kesehatan WHO.

"Kami mendesak pabrikan untuk berpartisipasi dalam fasilitas COVAX dan berkontribusi pada tujuan distribusi vaksin yang lebih adil," ia menambahkan.

Daftar penggunaan darurat WHO adalah prasyarat untuk pasokan vaksin fasilitas COVAX.

Ini juga memungkinkan negara untuk mempercepat persetujuan peraturan mereka untuk mengimpor dan mengelola vaksin Covid-19.

Baca juga: Inggris Gelar KTT CEPI, Dorong Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19

Daftar tersebut menilai kualitas, keamanan, dan kemanjuran vaksin Covid-19, serta rencana manajemen risiko dan kesesuaian program, seperti persyaratan rantai dingin.

Penilaian dilakukan oleh grup evaluasi produk, yang terdiri dari pakar regulasi dari seluruh dunia dan Technical Advisory Group (TAG).

TAG bertugas melakukan penilaian risiko-manfaat untuk rekomendasi independen tentang apakah suatu vaksin dapat didaftarkan untuk penggunaan darurat dan, jika demikian, dalam kondisi apa, menurut WHO.

"Produk Sinopharm adalah vaksin yang tidak aktif yang disebut Vaksin SARS-CoV-2 (Vero Cell). Persyaratan penyimpanannya yang mudah membuatnya sangat cocok untuk pengaturan sumber daya rendah," kata WHO.

Baca juga: Korut Sebut Vaksin COVID-19 Bukan Obat Mujarab
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved