Bentrok dengan Polisi Israel di Yerusalem Timur, 200 Warga Palestina Terluka
Sabtu, 08 Mei 2021 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurut pernyataan Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, penegak hukum Israel telah menolak akses ke tim medis daruratnya, yang dikirim ke daerah itu untuk mendukung cabangnya di Yerusalem dalam menyediakan layanan medis darurat (EMS) kepada warga Palestina yang terluka.
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menugaskan utusannegara di PBB, Riyad Mansour, untuk meminta pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang masalah tersebut.
Bentrokan kekerasan antara Palestina dan polisi Israel pecah di Yerusalem Timur sejak awal bulan suci Ramadhan, yang dimulai pada 13 April dan akan berakhir pada 12 Mei.
Baca juga: BKSAP DPR RI: Dunia Harus Lindungi Hak Anak Palestina dari Sistem Peradilan Militer Israel
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menugaskan utusannegara di PBB, Riyad Mansour, untuk meminta pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang masalah tersebut.
Bentrokan kekerasan antara Palestina dan polisi Israel pecah di Yerusalem Timur sejak awal bulan suci Ramadhan, yang dimulai pada 13 April dan akan berakhir pada 12 Mei.
Baca juga: BKSAP DPR RI: Dunia Harus Lindungi Hak Anak Palestina dari Sistem Peradilan Militer Israel
(ian)
Lihat Juga :