China Diduga Bakal Buat Pangkalan Udara Baru di Kiribati

Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:26 WIB
loading...
China Diduga Bakal Buat...
Pulau Kanton, Kiribati. Foto/cruisemapper.com
A A A
TARAWA - Sejumlah ahli strategi Barat khawatirBeijing akan mengubah beberapa pulau Pasifik yang terpencil menjadi pangkalan militer baru, beberapa hanya 400 mil dari pantai China . Amerika Serikat (AS) sendiri mengoperasikan beberapa fasilitas militer besar di wilayah tersebut.

Sebuah lapangan terbang terlantar di sebuah pulau Pasifik terpencil di Republik Kiribati akan segera mendapatkan upgrade dari China. Kedua negara menjalin kembali hubungan dua tahun lalu dan telah memulai proyek kerja sama baru, termasuk investasi infrastruktur serta perdagangan dan pertukaran budaya.

Menurut sebuah laporan oleh Reuters, anggota parlemen oposisi Gilbertese Tessie Lambourne mengatakan bahwa Presiden Taneti Maamau telah bernegosiasi untuk memperbaiki lapangan udara di Pulau Kanton dengan China, tetapi belum diberi tahu apakah itu bagian dari Belt and Road Initiative.

“Pemerintah belum membagikan biaya dan detail lainnya selain studi kelayakan untuk rehabilitasi landasan pacu dan jembatan,” kata Lambourne kepada Reuters. Pihak oposisi akan mencari lebih banyak informasi dari pemerintah pada waktunya seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Blinken: Barat Harus Sangat Hati-hati dengan Investasi China

Menurut pengukuran Google Earth, Kanton terletak 5.280 mil tenggara Hong Kong, 1.850 mil barat daya Hawaii, dan 800 mil di utara wilayah AS di Samoa Amerika. Landasan udara, yang terletak di sudut barat laut atol berbentuk potongan daging babi, panjangnya sekitar 8.000 kaki, tetapi hanya 6.500 kaki yang terlihat dapat digunakan dari jarak jauh, dengan 1.500 kaki sisanya ditumbuhi pepohonan dan semak belukar.

Landasan udara ini dibangun pada 1940-an oleh Angkatan Laut AS. Sebelumnya, PanAm pernah berniat menggunakan landasan ini sebagai titik perhentian untuk layanan pesawat terbang ke Selandia Baru. Pulau itu sendiri hanya memiliki dua lusin penduduk saat ini dan landasan udaranya hanya digunakan secara sporadis sejak Perang Dunia II.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved