Kasus COVID-19 di India Kembali Tembus 400 Ribu
Kamis, 06 Mei 2021 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Bulan lalu, Adar Poonawalla, chief executive officer dari Serum Institute of India, pembuat vaksin terbesar di dunia, mengimbau Presiden Joe Biden untuk mencabut embargo ekspor bahan mentah AS, yang menurutnya, mempengaruhi produksi vaksin COVID-19.
Sementara itu, pemerintah menggambarkan laporan media India yang "benar-benar menyesatkan" bahwa perlu tujuh hari untuk menghasilkan prosedur pendistribusian pasokan medis darurat yang mulai berdatangan pada 25 April.
Pernyataan itu menyedihkan bahwa mekanisme yang efisien dan sistematis untuk alokasi pasokan yang diterima oleh India telah diberlakukan untuk distribusi yang efektif.
"Masyarakat Palang Merah India terlibat dalam mendistribusikan pasokan dari luar negeri," katanya.
Baca juga: Amuk COVID-19 di India, Jumlah Kasus Tembus Lebih dari 20 Juta
Sementara itu, pemerintah menggambarkan laporan media India yang "benar-benar menyesatkan" bahwa perlu tujuh hari untuk menghasilkan prosedur pendistribusian pasokan medis darurat yang mulai berdatangan pada 25 April.
Pernyataan itu menyedihkan bahwa mekanisme yang efisien dan sistematis untuk alokasi pasokan yang diterima oleh India telah diberlakukan untuk distribusi yang efektif.
"Masyarakat Palang Merah India terlibat dalam mendistribusikan pasokan dari luar negeri," katanya.
Baca juga: Amuk COVID-19 di India, Jumlah Kasus Tembus Lebih dari 20 Juta
(ian)
Lihat Juga :