Kasus COVID-19 di India Kembali Tembus 400 Ribu

Kamis, 06 Mei 2021 - 14:31 WIB
loading...
Kasus COVID-19 di India...
Kasus COVID-19 di India kembali temus 400 ribu di tengah lonjakan permintaan tabung gas hingga 7 kali lipat. Foto/NBC News
A A A
NEW DELHI - Kasus infeksi COVID-19 di India kembali mencapai rekor harian pada Kamis (6/5/2021)di saat permintaan oksigen meningkat tujuh kali lipat.

Kementerian Kesehatan India melaporkan 412.262 kasus baru COVID-19, mendorong jumlah total infeksi di negara itu menjadi lebih dari 21 juta. Ini adalah kedua kalinya jumlah kasus COVID-19 di negara Asia Selatan itu tembus 400 ribu.

Kementerian Kesehatan India juga melaporkan 3.980 kematian dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 230.168. Para ahli yakin kedua angka itu kurang dari jumlah yang sebenarnya seperti dikutip dari AP.

Sementara itu, seorang pejabat pemerintah mengatakan permintaan oksigen rumah sakit telah meningkat tujuh kali lipat sejak bulan lalu. Kelangkaan ini terjadi ketika India berjuang untuk mendirikan pabrik oksigen besar dan mengangkut tanker kriogenik, silinder dan oksigen cair. India membuat jembatan laut pada Selasa lalu untuk mengangkut tanker oksigen dari Bahrain dan Kuwait di Teluk Persia.

Baca juga: WHO: India 'Sumbang' Separuh dari Total Kasus Harian Covid-19 Dunia

Sebagian besar rumah sakit di India tidak dilengkapi dengan pabrik independen yang menghasilkan oksigen langsung untuk pasien. Akibatnya, rumah sakit biasanya mengandalkan oksigen cair, yang dapat disimpan dalam silinder dan diangkut dalam kapal tanker kriogenik. Namun di tengah lonjakan, pasokan di tempat-tempat yang terkena dampak paling parah seperti New Delhi semakin menipis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved