'Disimpan' di Luar Angkasa, Anggur Ini Dibanderol Rp14 Miliar

Rabu, 05 Mei 2021 - 15:10 WIB
loading...
Disimpan di Luar Angkasa,...
Disimpan selama satu tahun di Stasiun Ruang Angkasa Internasional, anggur ini dibandrol Rp14 miliar. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
LONDON - Balailelang Christie mengatakan mereka menjual sebotol anggur Prancis yang menghabiskan waktu lebih dari satu tahun di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) . Rumah lelang yang terkenal itu berharap seorang ahli anggur akan mau merogoh koceknya sebanyak USD1 juta atau sekitar Rp14 miliar untuk memilikinya.

Anggur Pétrus 2000 adalah satu dari 12 botol yang dikirim ke luar angkasa pada November 2019 oleh para peneliti yang mengeksplorasi potensi pertanian di luar angkasa. Anggur itu kembali 14 bulan kemudian diubah secara halus, menurut para ahli anggur yang mengambil sampelnya saat mencicipi di Prancis.

Tim Tiptree, direktur internasional departemen anggur dan minuman beralkohol Christie, mengatakan anggur ruang angkasa itu dimatangkan dalam lingkungan unik yang mendekati gravitasi nol di atas stasiun ruang angkasa.

Baca juga: Berutang pada Gangster, Restoran Taiwan 'Diserang' 1.000 Kecoak

Perjalanan itu mengubah anggur yang awalnya seharga USD10 ribu per botol yang terkenal karena kerumitannya, enak, matang, dan rasa ceri hitam, dibungkus dengan kotak kayu dan kulit menjadi sebuah kebaruan ilmiah - dan masih sebotol anggur yang bagus, kata Tiptree.

“Itu hanya anggur yang sangat harmonis yang memiliki kemampuan untuk menua dengan luar biasa, itulah mengapa dipilih untuk eksperimen ini,” katanya.

“Sangat menggembirakan bahwa rasanya enak saat kembali ke Bumi,” imbuhnya seperti dikutip dari AP, Rabu (5/5/2021).

Startup luar angkasa swasta Space Cargo Unlimited mengirim anggur tersebut ke orbit pada November 2019 sebagai bagian dari upaya untuk membuat tanaman di Bumi lebih tahan terhadap perubahan iklim dan penyakit dengan memaparkannya pada tekanan baru. Peneliti juga ingin lebih memahami proses penuaan, fermentasi, dan gelembung dalam anggur.

Baca juga: Pengantin Pria Gagal Tes Matematika oleh Calon Istri, Pernikahan Batal

Pada uji rasa pada bulan Maret di Institute for Wine and Vine Research di Bordeaux, Prancis, selusin penikmat anggur membandingkan salah satu anggur yang di bawa ke luar angkasa dengan sebotol anggur dari vintage yang sama yang pernah disimpan di ruang bawah tanah.

Mereka mencatat perbedaan yang sulit dijelaskan. Jane Anson, seorang penulis dengan publikasi anggur Decanter, mengatakan anggur yang tersisa di Bumi terasa sedikit lebih muda, versi luar angkasa sedikit lebih lembut dan lebih aromatik.

Anggur, yang ditawarkan oleh balai lelang Christie's dalam penjualan pribadi, dilengkapi dengan sebotol Pétrus terestrial dengan model yang sama, botol, gelas, dan pembuka botol yang dibuat dari meteorit. Semuanya disimpan di batang kayu buatan tangan dengan dekorasi yang terinspirasi oleh pelopor fiksi ilmiah Jules Verne dan alam semesta "Star Trek".

Hasil penjualan akan mendanai penelitian masa depan Space Cargo Unlimited. Beberapa botol lain dari lusinan yang dibawa ke luar angkasa masih belum dibuka, tetapi Christie mengatakan tidak ada rencana untuk menjualnya.

Tiptree mengatakan perkiraan harga, "di wilayah USD1 juta," mencerminkan penjualan yang mungkin menarik bagi campuran penikmat anggur, penggemar ruang angkasa dan jenis orang kaya yang mengumpulkan "pengalaman terbaik."

Baca juga: Takut Istri Tewas saat Bercinta, Pria 368 Kg Ini Sukses Turunkan Bobotnya

Lot itu termasuk botol 2000 Pétrus yang tersisa di Bumi sehingga pembeli dapat membandingkan keduanya - jika mereka memutuskan untuk membuka botol yang masuk ke luar angkasa.

“Saya berharap mereka akan memutuskan untuk meminumnya, tapi mungkin tidak segera,” kata Tiptree.

"Saat ini sedang diminum, tapi anggur ini mungkin akan bertahan setidaknya dua atau tiga dekade lagi," tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved