Via Telepon, Raja Arab Saudi Salman dan Erdogan Bahas Hubungan Bilateral

loading...
Via Telepon, Raja Arab Saudi Salman dan Erdogan Bahas Hubungan Bilateral
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas hubungan bilateral melalui panggilan telepon. Foto/Al Arabiya
RIYADH - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas hubungan bilateral melalui panggilan telepon. Demikian laporan kantor berita negara Saudi, SPA.

“Selama panggilan tersebut, hubungan kedua negara dibahas. Presiden Turki juga mengucapkan selamat kepada Penjaga Dua Masjid Suci pada kesempatan Idul Fitri yang diberkahi,” lapor SPA yang dinukil Al Arabiya, Rabu (5/5/2021).

Hubungan antara Arab Saudi dan Turki diliputi ketegangan setelah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2018.



Tetapi Turki telah berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan Kerajaan di Teluk Arab tersebut.

Baca juga: Iktikaf Dibubarkan Paksa, Ormas Anti-Rezim Erdogan: Ini Bukan Israel, Ini Turki!

"Kami akan mencari cara untuk memperbaiki hubungan dengan agenda yang lebih positif dengan Arab Saudi," ujar juru bicara dan penasihat Erdogan Ibrahim Kalin kepada Reuters pada bulan April lalu.

Dia juga menyambut persidangan Khashoggi yang dilakukan Arab Saudi tahun lalu yang melihat delapan orang dijatuhi hukuman penjara.

“Mereka punya pengadilan. Persidangan telah diadakan. Mereka sudah mengambil keputusan jadi kami menghormati keputusan itu,” ucap Kalin.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu juga mengatakan pada Maret lalu bahwa Arab Saudi dan Turki setuju untuk melanjutkan dialog setelah pertemuan "bermanfaat" November lalu dengan mitranya dari Saudi Pangeran Faisal bin Farhan, menurut kantor berita milik negara Anadolu.

Baca juga: Pulihkan Hubungan, Bos Intelijen Arab Saudi Bertemu Assad di Suriah



“Bagi kami, tidak ada alasan untuk tidak memperbaiki hubungan kami dengan Arab Saudi. Jika mereka mengambil langkah positif, kami akan melakukannya juga,” kata Cavusoglu.

Cavusoglu menambahkan bahwa Turki tidak pernah menyalahkan kepemimpinan Arab Saudi dalam masalah pembunuhan Khashoggi.
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top