PBB Kecam Keras Penembakan Ulama Ternama saat Salat di Masjid Kongo

Senin, 03 Mei 2021 - 18:45 WIB
loading...
PBB Kecam Keras Penembakan...
Perwakilan tinggi untuk Aliansi Peradaban PBB (UNAOC), Miguel Moratinos mengecam keras pembunuhan brutal seorang tokoh agama di timur Republik Demokratik Kongo (DRC). Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Perwakilan tinggi untuk Aliansi Peradaban PBB (UNAOC), Miguel Moratinos mengecam keras pembunuhan brutal seorang tokoh agama di timur Republik Demokratik Kongo (DRC). Tokoh agama Kongo itu ditembak saat beribadah.

Sheikh Ali Amin Uthman, perwakilan komunitas Islam Beni, tewas pada hari Sabtu ketika orang-orang bersenjata tak dikenal menyerbu masjid pusat dan menembaknya hingga tewas saat shalat Isya.

"Sheikh Uthman sering vokal dalam mengecam ekstremisme kekerasan," kata Nihal Saad, juru bicara Moratinos, dalam sebuah pernyataan pers.

Saad, seperti dilansir Xinhua pada Senin (3/5/2021), menuturkan, Moratinos berharap agar para pelaku kejahatan keji ini segera diadili. Baca juga: KKB Tembak Mati Ulama Ternama saat Salat di Masjid Kongo

"Dia menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Sheikh Utsman serta keluarga korban lainnya yang tewas dalam beberapa hari terakhir di DRC timur," ujarnya.

Moratinos, jelas Saad, menyerukan untuk menghormati kesucian bulan suci Ramadhan dan berharap semangat kasih sayang, perdamaian dan saling menghormati menang. Baca juga: 40 Orang Tewas Terbakar Hidup-hidup dalam Kecelakaan Bus Kongo

"Dia mengingat rekomendasi Rencana Aksi PBB untuk Menjaga Situs Keagamaan dan menekankan hak melekat setiap orang untuk mempraktikkan ritual agama atau kepercayaan mereka secara bebas dan aman," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved