Blinken: Penarikan Pasukan Bukan Berarti AS Pergi dari Afghanistan

Senin, 03 Mei 2021 - 16:41 WIB
loading...
Blinken: Penarikan Pasukan...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengatakan bahwa penarikan mundur pasukan bukan berarti AS pergi dari Afghanistan. Foto/RUETERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengatakan bahwa penarikan mundur pasukan bukan berarti AS pergi dari Afghanistan. Dia mengatakan, kehadiran AS di negara itu akan tetap dipertahankan.

"Kami telah terlibat di Afghanistan selama 20 tahun, dan terkadang kami lupa mengapa kami pergi ke sana pada awalnya, dan itu untuk menangani orang-orang yang menyerang kami pada 9/11," ucap Blinken.

"Kami melakukannya. Hanya karena pasukan kami pulang tidak berarti kami pergi. Kami tidak pergi," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (3/5/2021). Baca juga: Nilai Langgar Kesepakatan Doha, Taliban Peringatkan Tindakan Balasan pada AS

Blinken menunjukkan bahwa kedutaan besar AS akan tetap berada di Afghanistan dan Washington akan terus memberikan dukungan ekonomi, kemanusiaan dan pembangunan di negara tersebut.

Ditanya apakah Taliban pada akhirnya dapat mengambil alih Afghanistan, Blinken mengatakan bahwa AS harus siap untuk setiap skenario dan ada berbagai skenario.

Sementara itu, Pekan lalu, Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre mengatakan bahwa AS telah mulai menarik pasukan dari Afghanistan. Baca juga: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Telah Dimulai

Jean-Pierre mengatakan bahwa satuan tugas Penjaga Angkatan Darat AS akan dikirim ke Afghanistan di tengah penarikan pasukan yang sedang berlangsung.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved