Mantan Senator AS Ini Sebut Lockheed Martin Pelajari Puing-puing UFO

Senin, 03 Mei 2021 - 15:21 WIB
loading...
Mantan Senator AS Ini...
Mantan Senator AS, Harry Reid bahwa selama bekerja di Kongres dia berulang kali mendengar tentang Lockheed Martin yang konon memperoleh puing-puing UFO yang jatuh. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Senator Amerika Serikat (AS), Harry Reidbahwa selama bekerja di Kongres dia berulang kali mendengar tentang raksasa industri pertahanan AS, Lockheed Martin yang konon memperoleh puing-puing UFO yang jatuh. Perusahaan ini, ucap Reid, mempelajari puing UFO secara ekstensif dalam kondisi kerahasiaan yang ekstrim.

Namun, Reid yang berbicara saat melakukan wawancara dengan The New Yorker menuturkan bahwa dia tidak pernah melihatnya secara langsung, untuk memperkuat kabar tersebut.

"Saya diberitahu selama beberapa dekade bahwa Lockheed Martin memiliki beberapa dari materi (UFO) yang diambil," ucap Reid dalam wawancara tersebut. Baca juga: Biden Tunjuk Kamala Harris sebagai Kepala Dewan Antariksa Nasional

"Saya mencoba mendapatkan, seingat saya, persetujuan rahasia dari Pentagon agar saya melihat barang-barang itu. Mereka tidak akan menyetujuinya," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (3/5/2021).

Dia mengaku tidak tahu semua angka dan, klasifikasinya seperti apa. Pentagon, jelasnya, tidak akan pernah memberikan rincian itu kepada dirinya atau Kongres, meski diminta.

Reid menambahkanbahwa Pentagon tidak pernah memberikan alasan kenapa menolak permintaannya. Pentagon juga menolak memberikan Reid akses ke materi yang lebih rahasia.

Sementara itu, Pentagon sendiri sebelumnya telah mengkonfirmasi keaslian video "tic-tac UFO" yang direkam oleh pilot AS pada tahun 2004. Militer AS juga mengkonfirmasi bahwa ada unit khusus untuk mempelajari penampakan UFO dan kemungkinan ancaman, tetapi menolak memberikan rincian temuannya. Baca juga: Biden: Kami Ikuti Osama bin Laden ke Gerbang Neraka dan Menangkapnya
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved