Malaysia Deteksi Kasus Pertama Varian Covid-19 India
Minggu, 02 Mei 2021 - 20:55 WIB
loading...
Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba menuturkan pihaknya telah mendeteksi kasus pertama dari varian virus Corona yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di India. Foto/REUTERS
A
A
A
KUALA LUMPUR - Menteri Kesehatan Malaysia , Adham Baba menuturkan, pihaknya telah mendeteksi kasus pertama dari varian virus Corona yang sangat menular, yang pertama kali diidentifikasi di India. Pernyataan ini datang beberapa hari setelah Malaysia memberlakukan larangan penerbangan dari India.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeskripsikannya sebagai "varian minat", menunjukkan kemungkinan mutasi yang akan membuat virus lebih mudah menular, menyebabkan penyakit yang lebih parah atau menghindari vaksin.
"Varian tersebut, bernama B.1.617, terdeteksi di warga negara India yang diperiksa di Bandara Internasional Kuala Lumpur," kata Adham dalam sebuah pernyataan. Baca juga: Makin Parah, Angka Positif COVID-19 di India Tembus 400 Ribu dalam Sehari
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Semua upaya kesehatan masyarakat akan terus dilakukan guna memutus mata rantai penularan dan menjamin keamanan masyarakat," sambungnya.
Adham, seperti dilansir Reuters pada Minggu (2/5/2021), tidak mengatakan kapan varian itu terdeteksi. Baca juga: Ahli Virologi: Agar Tidak Terjadi Tsunami COVID-19, Patuhi Prokes
Malaysia, yang menghadapi lonjakan kasus Covid-19, pada Rabu melarang penerbangan ke dan dari India untuk mencegah penyebaran varian baru.
Selain itu, Kuala Lumpur juga melarang pelancong yang pernah mengunjungi India dalam beberapa hari terakhir untuk memasuki negara itu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeskripsikannya sebagai "varian minat", menunjukkan kemungkinan mutasi yang akan membuat virus lebih mudah menular, menyebabkan penyakit yang lebih parah atau menghindari vaksin.
"Varian tersebut, bernama B.1.617, terdeteksi di warga negara India yang diperiksa di Bandara Internasional Kuala Lumpur," kata Adham dalam sebuah pernyataan. Baca juga: Makin Parah, Angka Positif COVID-19 di India Tembus 400 Ribu dalam Sehari
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Semua upaya kesehatan masyarakat akan terus dilakukan guna memutus mata rantai penularan dan menjamin keamanan masyarakat," sambungnya.
Adham, seperti dilansir Reuters pada Minggu (2/5/2021), tidak mengatakan kapan varian itu terdeteksi. Baca juga: Ahli Virologi: Agar Tidak Terjadi Tsunami COVID-19, Patuhi Prokes
Malaysia, yang menghadapi lonjakan kasus Covid-19, pada Rabu melarang penerbangan ke dan dari India untuk mencegah penyebaran varian baru.
Selain itu, Kuala Lumpur juga melarang pelancong yang pernah mengunjungi India dalam beberapa hari terakhir untuk memasuki negara itu.
(esn)
Lihat Juga :