Jenderal Arab Saudi Digugat di Prancis atas Penyiksaan Khashoggi

Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:18 WIB
loading...
Jenderal Arab Saudi...
Seorang demonstran menerangi poster bergambar Jamal Khashoggi di depan Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengajukan gugatan terhadap seorang jenderal Arab Saudi di pengadilan Paris, Prancis. LSM tersebut menuduh sang jenderal bertanggung jawab atas penyiksaan jurnalis Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

Khashoggi disiksa, dibunuh dan tubuhnya dipotong-potong di dalam konsulat Saudi di Istanbul setelah pergi ke sana untuk mendapatkan dokumen pernikahannya.

Baca juga: Pentagon Nyatakan Konflik AS dengan China Tidak Terelakkan

Pusat Hak Asasi Manusia Teluk (GCHR) meminta Jenderal Ahmad al-Assiri, seorang mantan pejabat intelijen, bertanggung jawab atas penyiksaan fisik dan psikologis yang diderita Khashoggi sebelum kematiannya. Demikian disampaikan pengacara LSM GCHR, William Bourdon.

Bourdon kepada AFP, Sabtu (1/5/2021), mengtakan pengadilan Prancis memiliki yurisdiksi universal atas kejahatan penyiksaan, tetapi tidak dalam kasus pembunuhan. Itulah sebabnya gugatan GCHR berfokus pada klaim penyiksaan dan bukan pembunuhan atas Khashoggi.

Pada bulan Februari lalu, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada Assiri serta unit elite Saudi atas peran mereka dalam pembunuhan jurnalis pengkritik rezim kerajaan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved