Diimingi Vaksin COVID-19, Gadis India Diperkosa Beramai-ramai Selama 1 Jam

Sabtu, 01 Mei 2021 - 07:49 WIB
loading...
Diimingi Vaksin COVID-19,...
Gadis remaja di India diperkosa beramai-ramai selama satu jam setelah dijebak dengan iming-iming akan diberi vaksin COVID-19. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A A A
PATNA - Seorang gadis remaja di sebuah kota di India yang dilanda wabah COVID-19 telah diperkosa beramai-ramai oleh dua pria selama satu jam. Korban dibujuk ke rumah kosong dengan iming-iming akan diberi vaksin anti-virus corona.

Kejahatan yang menimpa gadis itu terjadi di Jamunapur, kota Patna, negara bagian Bihar, India, pada hari Selasa lalu. Serangan terjadi justru di saat gelombang kedua pandemi virus corona SARS-CoV-2 melanda nyaris di seluruh negeri, termasuk di kota tersebut.

Baca juga: 'Tsunami' COVID India: Renu Coba Selamatkan Suami dengan Napas Buatan

Kedua pelaku, Mantu dan Rocky, ditangkap sehari setelah melakukan pemerkosaan berkelompok. Keduanya ditahan di kantor polisi Malsalami.

"Mereka telah dijerat pasal 376D dan penyelidikan sedang berlangsung," kata sumber polisi setempat.

"Kami juga akan melihat apakah mereka pernah terlibat sebelumnya atau tidak," lanjut sumber tersebut, seperti dikutip news.com.au, Sabtu (1/5/2021).

Kedua pelaku dilaporkan membawa gadis itu ke rumah sepi dan bergantian memerkosanya selama satu jam sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved