Jenderal AS Wanti-wanti Penumpukan Senjata Nuklir China Diluar Prediksi

Jum'at, 30 April 2021 - 22:47 WIB
loading...
A A A
"Sebagai ancaman yang mondar-mandir, (Beijing) menimbulkan tantangan keamanan yang besar, terutama karena China meningkatkan kemampuan militernya untuk memungkinkannya hampir pasti menahan AS dan pasukan sekutunya pada risiko yang lebih besar dan jarak yang lebih jauh dari daratan China," ujarnya.

Baca juga: Komando Strategis AS: Reaktor China Akan Hasilkan Plutonium Tingkat Senjata

Di tempat lain dalam kesaksiannya yang luas, Berrier mengatakan kepada Komite Layanan Bersenjata Senat bahwa China secara aktif menggunakan perang informasi seputar pandemi COVID-19 untuk melemahkan pemerintah Barat. AS dan China telah saling tuding selama hampir satu tahun, menuduh satu sama lain sengaja atau tidak sengaja melepaskan patogen SARS-CoV-2.

Sebelumnya pada bulan April, upaya China untuk memperluas pengaruhnya dinyatakan sebagai salah satu ancaman terbesar bagi Amerika Serikat.

Sebuah laporan intelijen utama tahunan yang dirilis pada 13 April juga memperingatkan tentang tantangan keamanan nasional yang luas yang ditimbulkan oleh Beijing, karena menguraikan potensi yang disebut pertempuran zona abu-abu untuk mendapatkan kekuasaan, yang akan menyaksikan operasi intelijen dan serangan siber yang semakin intensif.

Laporan tersebut menempatkan dorongan China untuk "kekuatan global" di urutan pertama dalam daftar ancaman, diikuti oleh Rusia, Iran, dan Korea Utara (Korut).

"China semakin menjadi pesaing yang hampir setara, menantang Amerika Serikat di berbagai arena - terutama secara ekonomi, militer, dan teknologi - dan mendorong untuk mengubah norma-norma global," bunyi laporan itu.

Baca juga: Jepang Tuding China Dalang Serangan Siber Terhadap Badan Antariksanya

Meramalkan China setidaknya menggandakan cadangan nuklirnya selama dekade berikutnya, laporan tersebut mengklaim bahwa Beijing tidak tertarik dengan perjanjian pengendalian senjata yang membatasi rencana modernisasinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved