Penyelundup Manusia Manfaatkan Krisis Global Saat Pandemi Covid-19
Jum'at, 22 Mei 2020 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mengharapkan permintaan terus menerus untuk layanan penyelundupan migran terorganisir di Balkan Barat dan negara-negara tetangga, karena langkah-langkah kontrol perbatasan yang ditingkatkan, yang mungkin hanya akan dihapus secara perlahan, dikombinasikan dengan tingginya jumlah migran yang terdampar di Yunani dan Balkan Barat," sambungnya.
Menurut EMSC, seiring dengan terus berlangsungnya aktivitas penyelundupan di kompartemen dalam kendaraan pengangkutan dan kereta barang, mereka memprediksi jaringan penyelundupan akan secara lebih intensif menggunakan jalan-jalan kecil dan tanah melintasi perbatasan wilayah dan kapal untuk melintasi perbatasan sungai.
(Baca: Kasus Perbudakan ABK, 2 Warga Tegal Jadi Tersangka )
"Dengan demikian kawasan itu akan tetap menjadi hotspot untuk memfasilitasi gerakan migrasi ilegal sekunder dari Yunani ke negara-negara UE lainnya," katanya.
Dalam laporan lain pada 27 Maret, Europol juga memperingatkan bahwa penipu mengambil keuntungan dari krisis kesehatan global. Europol menjelaskan empat kategori utama kejahatan: kejahatan dunia maya, penipuan, barang palsu dan di bawah standar, dan kejahatan properti terorganisir.
Menurut EMSC, seiring dengan terus berlangsungnya aktivitas penyelundupan di kompartemen dalam kendaraan pengangkutan dan kereta barang, mereka memprediksi jaringan penyelundupan akan secara lebih intensif menggunakan jalan-jalan kecil dan tanah melintasi perbatasan wilayah dan kapal untuk melintasi perbatasan sungai.
(Baca: Kasus Perbudakan ABK, 2 Warga Tegal Jadi Tersangka )
"Dengan demikian kawasan itu akan tetap menjadi hotspot untuk memfasilitasi gerakan migrasi ilegal sekunder dari Yunani ke negara-negara UE lainnya," katanya.
Dalam laporan lain pada 27 Maret, Europol juga memperingatkan bahwa penipu mengambil keuntungan dari krisis kesehatan global. Europol menjelaskan empat kategori utama kejahatan: kejahatan dunia maya, penipuan, barang palsu dan di bawah standar, dan kejahatan properti terorganisir.
(esn)
Lihat Juga :