Mengejutkan, Hasil Scan Menunjukkan Mumi Mesir Ini Tengah Hamil

Kamis, 29 April 2021 - 23:52 WIB
loading...
Mengejutkan, Hasil Scan...
Hasil pemindaian (scan) yang dilakukan tim ilmuwan Polandia menunjukkan temuan mengejutkan bahwa mumi Mesir ini tengah hamil. Foto/BBC
A A A
WARSAWA - Sekelompok tim ilmuwan Polandia mengungkapkan jika satu-satunya sampel mumi Mesir yang mereka miliki dibalsem dalam kondisi hamil. Penemuan ini dibuat oleh para peneliti di Proyek Mummy Warsawa dan dingkapkan dalam Journal of Arkeologi Science pada hari Kamis (29/4/2021).

Proyek yang dimulai pada 2015 ini menggunakan teknologi untuk memeriksa artefak yang bertempat di Museum Nasional di Warsawa.

Mumi itu sebelumnya dianggap sebagai pendeta laki-laki tetapi pemindaian mengungkapkan jika mumi itu adalah wanita yang tengah berada di tahap akhir kehamilan.

Para ahli dari proyek percaya bahwa mumi itu kemungkinan besar adalah wanita dengan status sosial yang tinggi, berusia antara 20 dan 30 tahun, yang meninggal selama abad ke-1 SM.

Baca juga: Arkeolog Mesir Temukan 110 Makam Kuno Umur 6000 Tahun SM di Delta Nil

"Disajikan di sini adalah satu-satunya contoh terkenal dari seorang mumi wanita hamil dan gambar radiologis pertama dari janin seperti itu," tulis mereka dalam artikel jurnal yang mengumumkan temuan tersebut seperti dikutip dari BBC.

Menggunakan keliling kepala janin, mereka memperkirakannya berusia antara 26 dan 30 minggu ketika sang ibu meninggal karena alasan yang tidak diketahui.

"Ini adalah temuan kami yang paling penting dan paling signifikan sejauh ini, kejutan total," ucap anggota tim Wojciech Ejsmond dari Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia mengatakan kepada Associated Press.

Salah satu peneliti tentang proyek ini, Dr Mrenazona Ozarek-Szilke, mengatakan kepada kantor berita negara Polandia bahwa suaminya pertama kali melihat apa yang tampak "kaki kecil" di salah satu pemindaian.

Baca juga: Kota Emas yang Hilang Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di Mesir

Dia memberi tahu outlet bahwa tim berharap di mempelajari sejumlah kecil jaringan untuk menetapkan penyebab kematian wanita itu.

Empat bundel, yang dibungkus dengan rapat dan organ yang dibalsem, ditemukan di dalam rongga perut mumi tetapi para ilmuwan mengatakan janin itu belum dikeluarkan dari rahimnya.

Para ilmuwan mengatakan tidak jelas mengapa janin itu tidak diekstraksi dan dibalsem secara terpisah, tetapi mereka berspekulasi keyakinan spiritual tentang akhirat atau kesulitan fisik dengan pemisahan mungkin berkontribusi atas hal tersebut.

Para peneliti dari proyek mumi itu telah menjuluki wanita tersebut sebagai wanita misterius Museum Nasional di Warsawa karena data-data yang ada bertentangan di sekitar asal-usulnya.

Lihat juga: Konvoi Kendaraan Pemindahan Mumi Raja Mesir di Kairo

Mereka mengatakan mumi itu pertama kali disumbangkan ke Universitas Warsawa pada tahun 1826. Pendonor menyebut mumi itu ditemukan di Makam Kerajaan di Thebes, tetapi para peneliti mengatakan pernyataan itu sangat umum pada abad ke-19 untuk secara keliru menggambarkan barang-barang yang mereka temukan untuk meningkatkan nilainya.

Prasasti pada peti mati yang rumit dan sarkofagus telah memimpin para ahli abad ke-20 untuk percaya bahwa mumi di dalamnya adalah dari seorang pendeta pria bernama Hor-Djehuti.

Tetapi sekarang para ilmuwan, setelah mengidentifikasinya sebagai perempuan dengan teknologi pemindaian, percaya bahwa mumi itu pada titik tertentu ditempatkan di peti mati yang salah oleh dealer kuno selama abad ke-19, ketika penjarahan dan pembungkus kembali mumi tidak jarang terjadi.

Mereka menggambarkan kondisi mumi sebagai terpelihara dengan baik tetapi mengatakan kerusakan pada pembungkus leher menunjukkan mumi itu pada titik tertentu ditargetkan untuk barang-barang berharga.

Para ahli mengatakan setidaknya 15 item, termasuk "set kaya" jimat berbentuk mumi, ditemukan ada bundel dalam bungkusan.

Baca juga: Insiden Kapal Raksasa di Terusan Suez Dianggap Kutukan Firaun
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved