Ambisius, China Luncurkan Modul Inti Stasiun Antariksa Punya Sendiri
Kamis, 29 April 2021 - 12:01 WIB
loading...
Roket Long March 5B meluncur dari Pusat Peluncuran Wenchang di provinsi pulau selatan Hainan, China. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - China meluncurkan modul inti untuk stasiun antariksa permanen pertamanya yang akan menampung astronot dalam jangka panjang.
Modul Tianhe, atau "Harmoni Surgawi," meluncur ke luar angkasa dengan roket Long March 5B dari Pusat Peluncuran Wenchang di provinsi pulau selatan Hainan.
Peluncuran itu menandai kemajuan besar China untuk program eksplorasi luar angkasa.
Baca juga: 'Tsunami' COVID-19 India Makin Menggila, Kematian Tembus 200.000 Jiwa
China telah menorehkan serangkaian pencapaian besar dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Drone Militer Israel Jatuh di Gaza Utara, Disimpan Pejuang Palestina
Peluncuran tersebut memulai misi pertama dari 11 misi yang diperlukan untuk membangun dan menyediakan stasiun antariksa dan mengirim tiga orang awak pada akhir tahun depan.
Baca juga: Terlacak, Penerbangan Langka antara Israel dan Suriah oleh Militer Rusia
Para astronot akan tinggal di stasiun antariksa itu selama enam bulan sekaligus.
Program luar angkasa China juga baru-baru ini membawa kembali sampel bulan terbaru pertama dalam lebih dari 40 tahun.
China juga berambisi mendaratkan wahana dan penjelajah di permukaan planet Mars akhir bulan depan.
Modul Tianhe, atau "Harmoni Surgawi," meluncur ke luar angkasa dengan roket Long March 5B dari Pusat Peluncuran Wenchang di provinsi pulau selatan Hainan.
Peluncuran itu menandai kemajuan besar China untuk program eksplorasi luar angkasa.
Baca juga: 'Tsunami' COVID-19 India Makin Menggila, Kematian Tembus 200.000 Jiwa
China telah menorehkan serangkaian pencapaian besar dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Drone Militer Israel Jatuh di Gaza Utara, Disimpan Pejuang Palestina
Peluncuran tersebut memulai misi pertama dari 11 misi yang diperlukan untuk membangun dan menyediakan stasiun antariksa dan mengirim tiga orang awak pada akhir tahun depan.
Baca juga: Terlacak, Penerbangan Langka antara Israel dan Suriah oleh Militer Rusia
Para astronot akan tinggal di stasiun antariksa itu selama enam bulan sekaligus.
Program luar angkasa China juga baru-baru ini membawa kembali sampel bulan terbaru pertama dalam lebih dari 40 tahun.
China juga berambisi mendaratkan wahana dan penjelajah di permukaan planet Mars akhir bulan depan.
(sya)
Lihat Juga :