Pandemi Covid-19 Hadirkan Ancaman Krisis Pangan di Lebanon
Jum'at, 22 Mei 2020 - 00:09 WIB
loading...
A
A
A
Dalam tulisannya, Diab mengatakan, harga makanan impor naik lebih dari dua kali lipat sejak awal 2020 dan lebih dari separuh kebutuhan pangan Lebanon harus diimpor.
"Setelah menjadi lumbung dari Mediterania Timur, Lebanon menghadapi tantangan dramatis yang tampaknya tak terbayangkan satu dekade lalu: risiko krisis pangan besar. Beberapa minggu yang lalu, Lebanon menyaksikan protes akibat kelaparan pertama. Banyak orang Lebanon telah berhenti membeli daging, buah-buahan dan sayuran, dan mungkin akan segera kesulitan untuk membeli roti," ucapnya.
Diab, yang menjabat tahun ini dengan dukungan dari Hizbullah dan sekutunya, juga menyalahkan salah urus politik dan korupsi dalam beberapa dekade terakhir, karena kurangnya investasi di bidang pertanian.
"Covid-19 dan penguncian telah secara dramatis memperburuk krisis ekonomi dan sangat mengganggu rantai pasokan makanan. 80 persen gandum Lebanon berasal dari Ukraina dan Rusia. Tetapi bulan lalu, Rusia menghentikan ekspor gandum, sementara Ukraina mempertimbangkan langkah serupa," tukasnya.
"Setelah menjadi lumbung dari Mediterania Timur, Lebanon menghadapi tantangan dramatis yang tampaknya tak terbayangkan satu dekade lalu: risiko krisis pangan besar. Beberapa minggu yang lalu, Lebanon menyaksikan protes akibat kelaparan pertama. Banyak orang Lebanon telah berhenti membeli daging, buah-buahan dan sayuran, dan mungkin akan segera kesulitan untuk membeli roti," ucapnya.
Diab, yang menjabat tahun ini dengan dukungan dari Hizbullah dan sekutunya, juga menyalahkan salah urus politik dan korupsi dalam beberapa dekade terakhir, karena kurangnya investasi di bidang pertanian.
"Covid-19 dan penguncian telah secara dramatis memperburuk krisis ekonomi dan sangat mengganggu rantai pasokan makanan. 80 persen gandum Lebanon berasal dari Ukraina dan Rusia. Tetapi bulan lalu, Rusia menghentikan ekspor gandum, sementara Ukraina mempertimbangkan langkah serupa," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :