Tenggelam, Analis Sebut KRI Nanggala-402 Sudah Tua dan Kelebihan Muatan
Minggu, 25 April 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
"Siklus hidup khas untuk kapal selam angkatan laut hanya sekitar 30 hingga 35 tahun," kata Ridzwan.
Untuk diketahui, KRI Nanggala-402 dibangun di Jerman pada tahun 1977 dan bergabung dengan jajaran TNI AL pada tahun 1981.
"Seharusnya sudah dinonaktifkan tetapi karena keterbatasan dana, pemerintah memutuskan untuk meningkatkannya saja di Korea Selatan," ujarnya.
“Itu adalah kecelakaan yang menunggu untuk terjadi,” imbuh Ridzwan.
Baca juga: Insiden KRI Nanggala-402 dan Tragedi Kapal Selam Kursk yang Lebih Mengerikan
Menurut Ridzwan tim penyelamat kemungkinan harus menghancurkan lambung kapal atau menara komando karena kapal selam tidak memiliki kursi penyelamat. Namun, harapan untuk bertahan hidup semakin redup.
Untuk diketahui, KRI Nanggala-402 dibangun di Jerman pada tahun 1977 dan bergabung dengan jajaran TNI AL pada tahun 1981.
"Seharusnya sudah dinonaktifkan tetapi karena keterbatasan dana, pemerintah memutuskan untuk meningkatkannya saja di Korea Selatan," ujarnya.
“Itu adalah kecelakaan yang menunggu untuk terjadi,” imbuh Ridzwan.
Baca juga: Insiden KRI Nanggala-402 dan Tragedi Kapal Selam Kursk yang Lebih Mengerikan
Menurut Ridzwan tim penyelamat kemungkinan harus menghancurkan lambung kapal atau menara komando karena kapal selam tidak memiliki kursi penyelamat. Namun, harapan untuk bertahan hidup semakin redup.
Lihat Juga :