Genosida Armenia oleh Kesultanan Ottoman, Ini yang Perlu Diketahui

Minggu, 25 April 2021 - 09:28 WIB
loading...
A A A
Jumlah orang Armenia yang terbunuh dalam peristiwa ini menjadi topik perdebatan utama. Perkiraan berkisar dari 300.000 hingga 2 juta kematian antara tahun 1914 dan 1923, dengan tidak semua korban di Kekaisaran Ottoman. Tetapi sebagian besar perkiraan - termasuk satu dari 800.000 antara 1915 dan 1918, dibuat oleh otoritas Ottoman sendiri - jatuh antara 600.000 dan 1,5 juta.

Pemerintah di Turki menyebutkan jumlah orang Armenia yang tewas sebanyak 300.000 orang.

Entah karena pembunuhan atau deportasi paksa, jumlah orang Armenia yang tinggal di Turki turun dari 2 juta pada tahun 1914 menjadi di bawah 400.000 pada tahun 1922.

Meski jumlah korban tewas masih diperdebatkan, ada sejumlah foto dari era itu yang mendokumentasikan pembunuhan massal. Beberapa menunjukkan tentara Ottoman berpose dengan kepala terpenggal, yang lain mereka berdiri di tengah tengkorak di tanah.

Korban dilaporkan meninggal dalam pembakaran massal dan tenggelam, disiksa, gas, racun, penyakit dan kelaparan. Anak-anak dilaporkan dimuat ke dalam perahu, dibawa ke laut dan dibuang ke laut. Pemerkosaan juga sering dilaporkan.

"Sebagian besar penduduk Armenia secara paksa dipindahkan dari Armenia dan Anatolia ke Suriah, di mana sebagian besar dikirim ke gurun untuk mati kehausan dan kelaparan," menurut situs web Institut Nasional Armenia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved