Arab Saudi Bongkar Penyelundupan Narkoba dalam Buah Delima dari Lebanon

Sabtu, 24 April 2021 - 04:04 WIB
loading...
Arab Saudi Bongkar Penyelundupan...
Tablet narkoba Amphetamine diselundupkan dalam pengiriman buah delima dari Lebanon dan disita di Arab Saudi pada Jumat (23/4). Foto/SPA
A A A
RIYADH - Bea cukai Arab Saudi menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari lima juta pil Captagon (narkoba) dalam paket buah delima yang dikirim dari Lebanon .

Terbongkarnya kasus penyelundupan narkoba itu membuat Arab Saudi melarang seluruh impor buah dari Lebanon.

Pejabat Lebanon dengan cepat berjanji berbuat lebih banyak untuk memerangi penyelundupan narkoba ke luar negeri, terutama setelah Arab Saudi memerintahkan larangan semua produk impor dari Beirut.

Baca juga: Iran: Serangan Rudal Dekat Reaktor Dimona Pesan untuk Israel

"Masalah ini sangat serius, terutama jika itu berdampak negatif pada negara-negara Teluk lainnya yang dapat mengambil tindakan serupa atau ketat," ungkap juru kunci Menteri Pertanian Lebanon Abbas Mortada kepada Reuters.

Baca juga: Pria Tunisia Tikam Polisi Wanita Hingga Tewas di Prancis

Arab Saudi mengumumkan pada Minggu, tidak ada pengiriman buah atau sayuran yang diizinkan masuk ke Kerajaan setelah temuan bea cukai Saudi itu.

Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Mortada mengatakan perdagangan buah dan sayuran Lebanon dengan Arab Saudi bernilai sekitar USD24 juta per tahun.

Arab Saudi mengatakan larangan impor produk Lebanon tidak akan dicabut sampai Beirut membuktikan bahwa mereka bekerja untuk mengekang penyelundupan obat-obatan terlarang.

Captagon adalah amfetamin yang digunakan para pejuang saat berperang karena efeknya dapat melawan kelelahan.

Obat itu dibuat secara luas dan diekspor secara ilegal dari Lebanon. Pengiriman narkoba itu secara rutin digagalkan di berbagai pelabuhan atau tujuan di Lebanon.

Secara terpisah, Pelaksana Menteri Dalam Negeri Lebanon Mohammed Fahmi mengatakan negaranya siap bekerja dengan semua negara asing untuk memerangi penyelundupan narkoba menyusul larangan Saudi.

Mohammed Fahmi mengatakan, “Lebanon mengerahkan upaya yang luar biasa dalam perangnya melawan penyelundupan narkoba, tetapi terkadang mereka (penyelundup narkoba) berhasil."

Fahmi, yang dinominasikan menjadi menteri oleh presiden Lebanon dan Hizbullah, mengatakan harus ada lebih banyak koordinasi dan kerja sama antara aparat keamanan Lebanon dan Arab Saudi.

Hubungan antara Beirut dan Riyadh memburuk dalam beberapa tahun terakhir setelah kebangkitan Hizbullah dan pengaruhnya yang meningkat.

Hizbullah terus mendukung milisi Houthi Yaman, yang menyerang Arab Saudi dan warga sipil di dalam Kerajaan hampir setiap hari.

Pada Kamis, jenderal tertinggi AS untuk Timur Tengah menuduh Iran terus mengirimkan senjata ke Hizbullah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved