Arab Saudi Bongkar Penyelundupan Narkoba dalam Buah Delima dari Lebanon
Sabtu, 24 April 2021 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Arab Saudi mengumumkan pada Minggu, tidak ada pengiriman buah atau sayuran yang diizinkan masuk ke Kerajaan setelah temuan bea cukai Saudi itu.
Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402
Mortada mengatakan perdagangan buah dan sayuran Lebanon dengan Arab Saudi bernilai sekitar USD24 juta per tahun.
Arab Saudi mengatakan larangan impor produk Lebanon tidak akan dicabut sampai Beirut membuktikan bahwa mereka bekerja untuk mengekang penyelundupan obat-obatan terlarang.
Captagon adalah amfetamin yang digunakan para pejuang saat berperang karena efeknya dapat melawan kelelahan.
Obat itu dibuat secara luas dan diekspor secara ilegal dari Lebanon. Pengiriman narkoba itu secara rutin digagalkan di berbagai pelabuhan atau tujuan di Lebanon.
Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402
Mortada mengatakan perdagangan buah dan sayuran Lebanon dengan Arab Saudi bernilai sekitar USD24 juta per tahun.
Arab Saudi mengatakan larangan impor produk Lebanon tidak akan dicabut sampai Beirut membuktikan bahwa mereka bekerja untuk mengekang penyelundupan obat-obatan terlarang.
Captagon adalah amfetamin yang digunakan para pejuang saat berperang karena efeknya dapat melawan kelelahan.
Obat itu dibuat secara luas dan diekspor secara ilegal dari Lebanon. Pengiriman narkoba itu secara rutin digagalkan di berbagai pelabuhan atau tujuan di Lebanon.
Lihat Juga :