Pakar Militer: Insiden Kapal Selam Nanggala-402 Pukulan Moral bagi Indonesia

Jum'at, 23 April 2021 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Indonesia sebelumnya memiliki 12 armada kapal selam, meski kini hanya mengoperasikan lima, dua di antaranya termasuk KRI Nanggala-402.

Tiga lainnya adalah kapal selam yang lebih modern buatan Korea Selatan. Ada juga rencana untuk membeli lebih banyak kapal selam dari Korea Selatan pada tahun 2024, meskipun Sambhi mengatakan bahwa ini sangat dibutuhkan mengingat Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.

“Angkatan Laut adalah salah satu pilar pertahanan maritim, termasuk yang lainnya seperti penjaga pantai (coast guard), tetapi lima kapal selam untuk negara kepulauan yang begitu besar sayangnya tidak cukup,” ujarnya.

Negara ini terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, dan sengketa maritim telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan China yang kapal penangkap ikannya ditemukan beroperasi secara ilegal di perairan Natuna, Indonesia.

Dalam "Interim Analysis" yang diterbitkan dalam laporan internal, TNI AL berspekulasi bahwa mungkin terjadi pemadaman listrik di KRI Nanggala-402 yang membuat tidak mungkin untuk mengontrol kapal atau meminta prosedur darurat termasuk mengaktifkan tombol darurat yang akan memungkinkan kapal selam untuk muncul kembali ke permukaan laut.

Laporan tersebut menambahkan bahwa kapal selam itu diperkirakan jatuh ke kedalaman antara 600 dan 700 meter (1.968-2.296 kaki) dan keberadaan minyak mungkin mengindikasikan kerusakan tangki bahan bakar atau retak karena tekanan air laut.

KRI Nanggala-402 membawa 53 personel, yang menurut laporan TNI AL terdiri dari 49 kru, satu komandan unit, dan tiga personel persenjataan yang dikepalai oleh Letnan Kolonel Marinir Heri Oktavianus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved