Pakar Militer Khawatir Kapal Selam Nanggala-402 Indonesia Kebanjiran

Jum'at, 23 April 2021 - 08:21 WIB
loading...
A A A
“Karena kita berbicara tentang tekanan lambung kapal selam yang ditembus. Sehingga bisa menyebabkan potensi banjir," ujarnya.

Negara tetangga; Singapura dan Malaysia, telah mengirimkan kapal yang diperkirakan akan tiba dalam beberapa hari mendatang, termasuk MV Swift Rescue Singapura—kapal penyelamat kapal selam.

India pada Kamis mengatakan telah mengirim kapal untuk membantu pencarian, sementara Amerika Serikat, Australia, Prancis dan Jerman termasuk di antara negara-negara lain yang telah menawarkan bantuan.

Militer Indonesia sejauh ini menolak berkomentar tentang apakah kapal selam berusia puluhan tahun, yang membawa 53 awak itu, sudah melebihi kapasitas.

Tetapi dilaporkan bahwa kapal selam itu mungkin tenggelam ke kedalaman yang sangat dalam setelah mengalami pemadaman listrik yang membuat awaknya tidak berdaya untuk mengendalikan kapal.

“Ada terlalu banyak hal yang tidak diketahui saat ini,” kata Curie Maharani, pakar pertahanan di Universitas Bina Nusantara di Jakarta.

“Tapi yang kami tahu adalah bahwa ini berpacu dengan waktu.”

Frank Owen, sekretaris dari Submarine Institute of Australia, memperingatkan bahwa menyelamatkan awak yang selamat dengan cepat hampir mustahil.

“Jika kapal selam berada di dasar laut, dan jika berada di kedalaman air di sana, hanya sedikit yang bisa mereka lakukan untuk mengeluarkan orang-orang,” katanya kepada media Australia.

Menteri Luar Negeri Marise Payne menawarkan bantuan kepada militer Indonesia untuk operasi penyelamatannya.

“Kami jelas sangat prihatin dengan laporan ini,” katanya kepada ABC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved