Singapura Turut Kerahkan Kapal Selam untuk Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Kamis, 22 April 2021 - 20:41 WIB
loading...
Singapura Turut Kerahkan...
Kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) pukul 04.30 WITA di perairan Bali. Foto/Dokumen SINDOnews.com
A A A
SINGAPURA - Menteri Pertahanan Singapura , Ng Eng Hen mengatakan, dia langsung memerintahkan Angkatan Laut negara itu untuk segera berangkat ke Bali guna membantu menemukan kapal selam KRI Nanggala-402 . Ng Eng mengatakan, Singapura menerima permintaan bantuan dari Indonesia, kemarin.

Ng Eng mengatakan, bahwa tim medis juga akan dikerahkan dalam upaya pencarian kapal selam itu. "Tim medis juga ditambahkan ke kru reguler jika perawatan hiperbarik diperlukan," ucapnya.

Dia menuturkan, hubungan militer Singapura dan Indonesia sangat erat, dibangun selama bertahun-tahun latihan bilateral dan keterlibatan di semua tingkatan. Baca juga: KRI Nanggala-402, Kapal Selam Tua yang Masih Diandalkan TNI

"Wajar jika kami melakukan apa pun yang kami bisa untuk membantu di saat-saat seperti ini," ujarnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (22/4/2021).

"Lokasi operasi pencarian, dekat Bali, jaraknya lebih dari 1.500 km dan perairannya dalam, itulah sebabnya MV Swift Rescue segera berlayar," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan 10 negara telah bergabung dalam Konferensi Kapal Selam siap membantu pencarian Kapal Selam KRI Nanggala 402 .

Bantuan yang datang itu menyusul dikeluarkannya distress oleh pihak TNI AL dengan sebelumnya disetujui Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Baca juga: Saat Hilang Kontak, KRI Nanggala 402 Dalam Kondisi Siap Tempur

"Atas izin Panglima TNI kita distress kepada negara-negara yang tergabung dalam Konferensi Kapal Selam sehingga siap negara-negara yang memiliki kapal selam siap membantu," ujar Yudo.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved