Kapal Selam Nanggala-402 Hilang Kontak, Butuh 3 Hari untuk Tahu Nasibnya

Kamis, 22 April 2021 - 09:34 WIB
loading...
A A A
"Mimpi buruk terburuk bagi kapal selam adalah ketika Anda mendengar tentang sebuah kapal hilang," tulis mantan awak kapal selam Angkatan Laut India Ashok Bijalwan. "Doa agar KRI Nanggala-402 pulang lebih awal dengan 53 [awak] selamat."

Kapal selam sepanjang 60 meter dan berat 1.395 ton ini dibangun di Jerman pada tahun 1978 dan menjalani dua tahun reparasi di Korea Selatan yang selesai pada tahun 2012.

Baca juga: Israel Diguncang Ledakan, Sirene Dekat Situs Nuklir Dimona Meraung-raung

Indonesia pernah memiliki armada 12 kapal selam yang dibeli dari Uni Soviet untuk berpatroli di perairannya, tetapi sekarang hanya memiliki lima, termasuk dua kapal selam Type 209 buatan Jerman dan tiga kapal baru buatan Korea Selatan.

Negara ini telah bekerja untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya tetapi beberapa peralatannya sudah menua dan telah terjadi kecelakaan mematikan yang melibatkan pesawat angkut militer dalam beberapa tahun terakhir.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Ukraina Terima Helikopter...
Ukraina Terima Helikopter Anti-Kapal Selam untuk Menghadapi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved