Tabungan Seumur Hidup Habis, Wanita AS Gugat Aplikasi Mirip Kasino

Rabu, 21 April 2021 - 07:31 WIB
loading...
Tabungan Seumur Hidup...
Tampilan iklan aplikasi game buatan DoubleDown Interactive. Foto/apkfab
A A A
MONTANA - Seorang wanita yang kehilangan tabungan seumur hidupnya karena aplikasi mirip kasino, menggugat perusahaan yang membuat aplikasi itu.

Wanita bernama Kathleen Wilkinson itu adalah seorang nenek dari pedesaan Montana, Amerika Serikat (AS).

Dia mengalami cedera tulang belakang pada 2016 dan kemudian melihat iklan mesin slot yang muncul di Facebook.

Baca juga: AS: Rencana Rusia Memblokir Laut Hitam adalah Eskalasi Tanpa Alasan

"Pertama menyenangkan. Kemudian saya mulai mengeluarkan uang untuk itu sedikit. Kemudian saya menjadi lebih dan lebih," ujar dia kepada NBC News.

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Dukung Rencana Israel Gulingkan Raja Yordania

Wilkinson menghabiskan USD50.000 dalam aplikasi tersebut. Menurut dia, aplikasi itu menghancurkan hidupnya.

Baca juga: Presiden Chad Idriss Deby Meninggal dalam Bentrok Lawan Pemberontak

"Anda menjadi kecanduan seperti siapa pun yang belum pernah berada di kasino sebelumnya, dan mereka kembali ke sana setiap hari," ujar dia.

Para pengguna lainnya mengatakan mereka kehilangan antara USD10.000 hingga USD400.000 saat memainkan game serupa di berbagai aplikasi.

DoubleDown Interactive yang digunakan jutaan orang setiap bulan, termasuk Wilkinson, melaporkan pendapatan tahunan lebih dari USD273 juta pada 2020.

"Saat seorang pemain menggunakannya, alat analitik milik kami membedah perilaku bermain mereka pada tingkat yang terperinci," ungkap laporan keuangan DoubleDown Interactive.

Pengacara Wilkinson baru-baru ini mencapai kesepakatan penyelesaian USD155 juta dengan perusahaan serupa, Big Fish, dalam gugatan class action. Kini pengacara itu menggugat DoubleDown.

Aplikasi kasino sosial itu berinteraksi dengan para pemain melalui aplikasi dan video.

Aplikasi itu mengalami peningkatan tajam pengguna selama pandemi virus corona karena lockdown.

Perusahaan game online lainnya juga melaporkan peningkatan tajam pendapatan mereka selama pandemi virus corona.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved