Presiden Iran Rouhani Desak Para Jenderal Menjauh dari Politik

Selasa, 20 April 2021 - 06:06 WIB
loading...
Presiden Iran Rouhani...
Presiden Iran Hassan Rouhani. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani mendesak para purnawirawan jenderal yang ingin mencalonkan diri dalam pemilu presiden yang dijadwalkan pada 18 Juni untuk menjauh dari politik.

"Tugas angkatan bersenjata kita tidak hanya bersifat militer tetapi juga tidak terlibat dalam politik," ungkap Rouhani.

Dia mencatat bahwa misi tentara adalah melindungi kedaulatan bangsa dan pemerintahan yang dipilih oleh rakyat.

Baca juga: Mengkhawatirkan, 150.000 Tentara Rusia Siap Tempur di Perbatasan Ukraina

Beberapa mantan pejabat militer mengumumkan niat mereka untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Baca juga: Kebakaran Besar Melanda Pinggiran Cape Town, Warga Dievakuasi

Hal ini telah menimbulkan kekhawatiran dalam gerakan reformis, yang dipimpin Rouhani, bahwa negara tersebut mungkin akan dipimpin oleh pemerintahan militer di masa depan.

Baca juga: Israel Melarang Aktivis Yerusalem Masuk Masjid Al-Aqsa selama 6 Bulan

Namun, tidak ada hambatan konstitusional untuk mencegah mantan perwira militer tersebut mencalonkan diri untuk jabatan terpilih.

Saat ini hanya personel militer yang masih aktif yang dilarang terlibat dalam kegiatan politik.

Gerakan reformis Iran belum mengumumkan calonnya untuk pemilu. Setelah menjabat selama dua periode, Rouhani tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri untuk yang ketiga.

Para reformis telah menyebut dua nama sebagai kandidat potensial yakni mantan Presiden Mohammad Khatami dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

Namun, Khatami dilarang mencalonkan diri karena dia masuk daftar hitam setelah secara terbuka mengkritik pemilu 2009, dan Zarif tidak menunjukkan minat untuk berpartisipasi dalam pemilu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved