Wakil Komandan Pasukan Quds Iran Hejazi Meninggal Serangan Jantung

Senin, 19 April 2021 - 08:04 WIB
loading...
Wakil Komandan Pasukan...
Wakil komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran, Brigadir Jenderal Muhammad Hussein-Zada Hejazi, meninggal. Foto/Al Arabiya
A A A
TEHERAN - Wakil komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran , Brigadir Jenderal Muhammad Hussein-Zada Hejazi, telah meninggal karena serangan jantung. Sosoknya dianggap Israel sebagai orang yang bertanggung jawab dalamproduksirudal presisi untuk Hizbullah Lebanon.

Meninggalnya Hejazi, 65, disiarkan media Iran pada hari Minggu (18/4/2021). Dia bekerja langsung di bawah Mayor Jenderal Qassem Soleimani sampai komandan Pasukan Quds itu tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) di Baghdad tahun lalu.

Baca juga: 18 Diplomatnya Diusir, Rusia Balas Usir 20 Diplomat Ceko

Pasukan Quds adalah pasukan elite dan berpengaruh dari IRGC yang melakukan operasi di luar negeri. Hejazi membantu memimpin pasukan ekspedisinya dan sering bolak-balik antara Irak, Lebanon, dan Suriah.

Lahir pada tahun 1956 di kota Isfahan, Hejazi bergabung dengan IRGC setelah Revolusi Islam 1979 dan memimpin korps sukarelawan paramiliter Basij selama satu dekade.

Hejazi mengambil posisi wakil komandan Pasukan Quds pada bulan April tahun lalu setelah pembunuhan yang ditargetkan terhadap Soleimani pada Januari 2020. Dia telah memimpin pasukan paramiliter IRGC di Lebanon, di mana media Iran melaporkan bahwa dia bergabung dalam pertempuran melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Dia, di masa lalu, diidentifikasi oleh laporan media Israel sebagai salah satu tersangka perencana pemboman mematikan tahun 1994 di pusat Yahudi AMIA di Buenos Aires, yang menewaskan 85 orang.

Pada Agustus 2019, Israel mengambil langkah langka dengan menyebut pejabat Iran tersebut dan Hizbullah bertanggung jawab atas pembuatan rudal di Lebanon, dan itu dipandang sebagai ancaman diam-diam. Pada saat itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pengungkapan detail program itu dimaksudkan untuk mengirim sinyal kepada musuh Israel.

“Kami tidak akan berdiri di samping dan membiarkan musuh kami mendapatkan senjata mematikan untuk digunakan melawan kami. Minggu ini, saya sudah memberi tahu musuh kita untuk berhati-hati dengan tindakan mereka. Sekarang saya memberi tahu mereka: Dir balak," kata Netanyahu, menggunakan frasa Arab yang berarti, "Awas".

Kematian Hejazi merupakan pukulan lain bagi IRGC dalam seminggu, setelah ledakan di pembangkit nuklir Natanz yang dituduhkan pada Israel.

Sebuah bom pada awal 11 April meledakkan catu daya utama dan cadangan ke fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di Natanz. Itu menyebabkan kerusakan pada berbagai jenis 6.000 sentrifugal di sana dan mengatur kembali pengayaan selama enam hingga sembilan bulan.

Baca juga: Makhluk Campuran Manusia-Monyet Ciptaan Ilmuwan AS Dibiarkan Hidup 20 Hari

Menanggapi serangan itu, yang dikaitkan dengan Israel, Iran mengumumkan telah mulai memperkaya sejumlah kecil uranium hingga kemurnian 60 persen di situs tersebut. Itu merupakan pengayaan uranium tingkat tertinggi yang pernah ada, dan langkah singkat dari level senjata.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved