Biden Tarik Pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September

Rabu, 14 April 2021 - 02:01 WIB
loading...
Biden Tarik Pasukan...
Pasukan AS berada di pangkalan militer provinsi Logar, Afghanistan, 7 Agustus 2018. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memutuskan menarik pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September 2021.

Penarikan pasukan ini 20 tahun setelah serangan al Qaeda memicu perang terpanjang di AS.

Rencana penarikan pasukan ini berasal dari tiga sumber yang mengetahui keputusan tersebut mengatakan kepada Reuters.

Baca juga: Gedung Putih: AS Tidak Terlibat Sabotase Situs Nuklir Iran

“Namun, penarikan tersebut akan didasarkan pada jaminan keamanan dan hak asasi manusia (HAM) tertentu,” ungkap sumber tersebut, berbicara dengan syarat anonim sebelum keputusan resmi diumumkan. Sumber itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Baca juga: Tanggapi Ancaman NATO, Rusia Tingkatkan Kesiapan Tempur

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin diperkirakan menjelaskan keputusan tersebut kepada sekutu NATO di Brussel pada Rabu.

Baca juga: Israel Hadapi Ancaman Berbahaya dari Drone, Kelemahannya Terkuak

“Biden mungkin juga mengumumkan keputusannya secara terbuka,” ungkap sumber itu.

Keputusan Biden, jika dikonfirmasi, akan melewati tenggat waktu 1 Mei untuk penarikan pasukan yang disepakati dengan pemberontak Taliban oleh pemerintahan Donald Trump.

Dalam pernyataan bulan lalu, Taliban mengancam melanjutkan permusuhan terhadap pasukan asing di Afghanistan jika mereka tidak memenuhi tenggat waktu 1 Mei.

Tetapi AS masih akan menetapkan tanggal jangka pendek untuk penarikan pasukan, yang berpotensi meredakan kekhawatiran Taliban bahwa Biden akan menunda proses tersebut.

Batas waktu 1 Mei sudah mulai tampak semakin kecil kemungkinannya dalam beberapa pekan terakhir, mengingat kurangnya persiapan di lapangan untuk memastikan hal itu dapat dilakukan dengan cara yang aman dan bertanggung jawab.

Para pejabat AS juga menyalahkan Taliban karena gagal memenuhi komitmen mengurangi kekerasan. AS telah memperingatkan hubungan Taliban yang terus-menerus dengan al Qaeda.

Hubungan itulah yang memicu intervensi militer AS pada 2001 setelah serangan 11 September oleh al-Qaidah di New York dan Washington karena Taliban menyembunyikan para pemimpin al-Qaeda.

Ribuan tentara AS dan sekutunya tewas dalam pertempuran di Afghanistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Kejam! Parlemen Israel...
Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved