Ukraina: Putin Belum Mau Diajak Bicara Soal Penempatan Pasukan di Perbatasan

Senin, 12 April 2021 - 23:54 WIB
loading...
Ukraina: Putin Belum...
Ukraina menyatakan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin sejauh ini tidak mau diajak berbicara mengenai penempatan pasukan Rusia di perbatasan. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Ukraina menyatakan bahwa Presiden Rusia , Vladimir Putin sejauh ini tidak mau diajak berbicara mengenai penempatan pasukan Rusia di perbatasan. Menurut Kiev, Presiden Ukraina , Volodymyr Zelenskiy telah mengirimkan permintaan kepada Moskow mengenai hal ini, namun tidak direspon.

Kiev dan Moskow saling menyalahkan atas situasi yang memburuk di wilayah Donbass timur, tempat pasukan Ukraina bertempur melawan pasukan yang didukung Rusia. Ukraina menyebut, konflik telah menewaskan 14 ribu orang sejak pertama kali pecah pada 2014.

Iuliia Mendel, juru bicara Zelenskiy, mengatakan bahwa pemimpin Ukraina itu sejauh ini telah mencoba dan gagal berbicara dengan Putin tentang penumpukan pasukan Rusia di perbatasan kedua negara. Baca juga: Inggris dan AS Tegaskan Rusia Harus Berhenti 'Ganggu' Stabilitas Ukraina

"Kantor presiden tentu saja meminta untuk berbicara dengan Vladimir Putin. Kami belum menerima jawaban dan kami sangat berharap ini bukan penolakan dialog," kata Mendel, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/4/2021).

Mendel kemudian mengatakan, Rusia telah menempatkan lebih dari 40 ribu tentara di perbatasan timur Ukraina dan lebih dari 40 ribu tentara di Crimea. Baca juga: Tawarkan Dukungan, Erdogan Serukan Diakhirinya Ketegangan di Ukraina

Di Moskow, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menuturkan bahwa dia belum melihat adanya permintaan dari Ukraina untuk pembicaraan antara kedua pemimpin negara. Namun, dia mengatakan bahwa permintaan itu mungkin sudah masuk, hanya saja dia belum melihatnya atau belum ada yang membertahunya soal itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved