Istana Buckingham Larang Publik Letakkan Karangan Bunga untuk Pangeran Philip

Sabtu, 10 April 2021 - 13:48 WIB
loading...
A A A
Bendera Istana dikibarkan setengah tiang.

Secara tradisional, pengumuman Keluarga Kerajaan dibuat dengan memasang pemberitahuan berbingkai di Istana Buckingham.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengumuman kelahiran telah dibuat dengan cara ini, dengan pemberitahuan ini dipasang pada kuda-kuda emas.

Baca juga: Dunia Berkabung dengan Kepergian Pendamping Setia Ratu Elizabeth

Tetapi pandemi virus Corona baru telah mendorong perubahan pada banyak tradisi di seluruh rumah tangga Kerajaan.

Keluarga Kerajaan meminta anggota masyarakat mempertimbangkan memberikan sumbangan untuk amal daripada meninggalkan karangan bunga untuk mengenang Pangeran Philip.

Pihak Istana juga telah meluncurkan buku belasungkawa secara online di situs resminya yang mendorong orang-orang untuk meninggalkan pesan. Pesan terpilih akan diteruskan ke anggota Keluarga Kerajaan.

Pemerintah Inggris sendiri telah mendesak warganya untuk tidak berkumpul di Istana Buckingham atau Kastil Windsor karena melanggar peraturan pembatasan virus Corona baru.

Lebih dari 100 tribut bunga - mulai dari setandan bunga bakung hingga karangan bunga penuh, banyak dengan catatan terlampir - dan dua union jack ditempatkan di gerbang oleh para pelayat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved