AS Setuju Tarik Pasukan Tempurnya dari Irak
Kamis, 08 April 2021 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Negara Islam (IS, juga dikenal sebagai ISIS) mengklaim sebagian besar wilayah Irak dan Suriah pada tahun 2014. Ini mendorong AS untuk mengirim kembali pasukannya ke Irak sebagai bagian dari Operation Inherent Resolve. Meskipun wilayah terakhir yang diklaim oleh "kekhalifahan" ISIS telah dibebaskan pada Maret 2019 oleh milisi yang didukung AS di Suriah, Washington tetap mempertahankan pasukan tempur di wilayah tersebut dengan alasan kekhawatiran "kebangkitan" ISIS.
Pada hari Minggu, dua roket ditembakkan ke pangkalan udara Balad dekat Baghdad, Irak, yang menampung kontraktor AS selain pasukan Irak. Namun roket tersebut meleset dan menghantam desa terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.
Baca juga: NYT: Israel Serang Kapal Iran di Laut Merah, Memberitahu AS Sesudahnya
Serangan roket ini menyusul serangan lima roket pada 15 Maret lalu terhadap pangkalan yang sama. Meskipun tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, AS menyalahkan milisi Syiah - yang menurut Washington didukung oleh Iran - atas serangan itu.
Milisi menuntut pengunduran diri sekitar 2.500 tentara AS yang saat ini ditempatkan di Irak, menyebut kehadiran mereka sebagai pendudukan. AS telah menginvasi dan menduduki Irak pada Maret 2003, dan tidak mundur hingga Desember 2011.
Pada hari Minggu, dua roket ditembakkan ke pangkalan udara Balad dekat Baghdad, Irak, yang menampung kontraktor AS selain pasukan Irak. Namun roket tersebut meleset dan menghantam desa terdekat. Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.
Baca juga: NYT: Israel Serang Kapal Iran di Laut Merah, Memberitahu AS Sesudahnya
Serangan roket ini menyusul serangan lima roket pada 15 Maret lalu terhadap pangkalan yang sama. Meskipun tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, AS menyalahkan milisi Syiah - yang menurut Washington didukung oleh Iran - atas serangan itu.
Milisi menuntut pengunduran diri sekitar 2.500 tentara AS yang saat ini ditempatkan di Irak, menyebut kehadiran mereka sebagai pendudukan. AS telah menginvasi dan menduduki Irak pada Maret 2003, dan tidak mundur hingga Desember 2011.
(ian)
Lihat Juga :