Kremlin Peringatkan NATO Tidak Kirim Pasukan ke Ukraina
Sabtu, 03 April 2021 - 01:36 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa sebagian besar militer Ukraina tampaknya memahami bahaya "konflik panas" di Donbass.
“Saya sangat berharap mereka tidak 'dihasut' oleh politisi, yang pada gilirannya akan 'dihasut' oleh Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat,” kata Lavrov.
"Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan (ini) belum lama ini, tetapi pernyataan ini masih relevan hingga saat ini, bahwa mereka yang akan mencoba memulai perang baru di Donbass - akan menghancurkan Ukraina," imbuhnya.
Sebelumnya Seorang pejabat NATO mengatakan kepada Reuters bahwa Moskow merusak upaya perdamaian di Ukraina timur.
“Sekutu berbagi keprihatinan mereka tentang aktivitas militer skala besar Rusia baru-baru ini di dan sekitar Ukraina. Sekutu juga prihatin tentang pelanggaran Rusia terhadap gencatan senjata Juli 2020 yang menyebabkan kematian empat tentara Ukraina pekan lalu,” kata pejabat itu.
Baca juga: Penumpukan Pasukan Rusia Dekat Ukraina Bikin NATO Khawatir
“Saya sangat berharap mereka tidak 'dihasut' oleh politisi, yang pada gilirannya akan 'dihasut' oleh Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat,” kata Lavrov.
"Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan (ini) belum lama ini, tetapi pernyataan ini masih relevan hingga saat ini, bahwa mereka yang akan mencoba memulai perang baru di Donbass - akan menghancurkan Ukraina," imbuhnya.
Sebelumnya Seorang pejabat NATO mengatakan kepada Reuters bahwa Moskow merusak upaya perdamaian di Ukraina timur.
“Sekutu berbagi keprihatinan mereka tentang aktivitas militer skala besar Rusia baru-baru ini di dan sekitar Ukraina. Sekutu juga prihatin tentang pelanggaran Rusia terhadap gencatan senjata Juli 2020 yang menyebabkan kematian empat tentara Ukraina pekan lalu,” kata pejabat itu.
Baca juga: Penumpukan Pasukan Rusia Dekat Ukraina Bikin NATO Khawatir
Lihat Juga :