Pandemi COVID-19 Picu Peningkatan Penjualan Senjata di AS

Jum'at, 02 April 2021 - 05:42 WIB
loading...
A A A
“Isolasi akibat pandemi ini, ditambah dengan kesulitan keuangan, dan segudang masalah kesehatan mental yang dialami oleh banyak orang, menciptakan badai yang sempurna untuk meningkatkan terjadinya kekerasan berbasis gender,” kata Kellie Lynch, seorang profesor kriminologi dan peradilan pidana di Universitas Texas di San Antonio seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (2/4/2021).

Hasilnya mengungkapkan keprihatinan yang kuat tentang ketidakamanan finansial bagi para penyintas dan keluarga mereka. Secara khusus, kemampuan untuk mengakses perumahan yang aman merupakan kekhawatiran utama, dengan jumlah tunawisma yang terus meningkat di AS dan banyak tempat penampungan yang beroperasi dengan kapasitas terbatas.

Baca juga: Senapan Serbu AR-15, Senjata 'Favorit' Pelaku Penembakan Massal di AS

"Dampak dari isolasi berkelanjutan pada kesehatan mental dan kesehatan anak juga merupakan masalah utama yang harus kita tangani saat kita terus bergerak menuju beberapa versi normal," ujar Lynch.

Penelitian tersebut dilakukan antara September dan Desember, dan responden mengatakan mereka terpengaruh oleh kurangnya staf profesional yang dapat membantu mereka, perintah di seluruh negara bagian yang membatasi akses ke layanan, sumber daya yang terbatas, kapasitas penampungan yang lebih sedikit, dan berkurangnya operasi sistem peradilan pidana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved