Kota di Mozambik Diklaim Direbut ISIS, Jadi Sepi Bak Kota Hantu

Selasa, 30 Maret 2021 - 11:44 WIB
loading...
Kota di Mozambik Diklaim...
Kota Palma di Mozambik yang diklaim direbut kelompok ISIS setelah serangan besar-besaran Rabu pekan lalu. Foto/Club of Mozambique
A A A
PALMA - Kota Palma di Mozambik, berubah menjadi sepi seperti kota hantu selama lima hari terakhir setelah kelompok militan terkait ISIS menyerang. Kelompok teroris itu kini mengeklaim telah merebut kota tersebut.

Kota Palma diserang kelompok militan pada Rabu pekan lalu, yang membuat ribuan penduduknya melarikan diri melalui jalan darat, perahu atau pun dengan berjalan kaki.

Baca juga: China Bikin Jet Tempur Siluman Baru, Diklaim Selevel F-22 dan Su-57

Puluhan orang, baik menurut ISIS maupun pihak berwenang Mozambik, tewas dalam apa yang oleh saksi mata digambarkan sebagai serangan terkoordinasi. Banyak orang dilaporkan masih hilang dengan nasib tidak diketahui.

Ini adalah serangan terbesar dan terdekat dengan proyek gas yang dibangun oleh Total Prancis dan raksasa eneri lainnya. Proyek bernilai miliaran dollar itu berlokasi di semenanjung yang hanya berjarak 10 kilometer dari lokasi serangan.

"Tentara kekhalifahan merebut kota strategis Palma," klaim ISIS dalam sebuah pernyataan yang di-posting di saluran Telegramnya dan majalah propagandanya, Amaq.

Kelompok itu mengeklaim serangannya ditujukan pada target militer dan pemerintah, menewaskan puluhan tentara dan "anggota negara Tentara Salib", istilah yang dipakai ISIS untuk warga negara Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Penembakan Guncang Masjid...
Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Usai Baku Tembak Mematikan,...
Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved