Rusia Mengaku Tengah Analisa Gerak-gerik AS

Selasa, 30 Maret 2021 - 02:36 WIB
loading...
Rusia Mengaku Tengah...
Rusia mengatakan saat ini sedang menganalisis tindakan pemerintah AS, di mana hasil analisi akan menjadi dasar kebijakan mereka terhadap Washington. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan saat ini sedang menganalisis tindakan pemerintah Amerika Serikat (AS) . Gerak-gerik AS, menurut Moskow, akan jadi dasar kebijakan mereka terhadap Washington.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Presiden Rusia, Vladimir Putin akan membuat keputusan bagaimana membangun hubungan bilateral lebih lanjut dengan Washington berdasarkan hasil analisis tersebut.

"Saat ini, kami sedang menganalisis, kami mengadakan revisi atas tindakan yang diambil oleh Amerika dalam pemerintahan baru," kata Peskov, seperti dilansir Tass pada Selasa (30/3/2021).

"Kami perlu waktu untuk melakukan analisis ini. Kemudian keputusan akan dibuat tentang bagaimana membangun kebijakan kami. Menurut Konstitusi, kepala negara menentukan kebijakan luar negeri negara. Dia akan melakukan itu," sambungnya.

Di kesempatan yang sama, Peskov juga mengatakan bahwa Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov belum memberi tahu Putin tentang keadaan hubungan saat ini dengan Washington sejauh ini.Baca juga: Kremlin Sebut Barat Terus Berupaya Tekan dan Kucilkan Rusia

Seperti diketahui, Antonov dipanggil pulang setelah Presiden AS, Joe Biden dalam sebuah wawancara dengan ABC mengatakan bahwa pemerintah Rusia harus "membayar harga" karena diduga ikut campur dalam pemilu AS.

Selain itu, ketika ditanya apakah dia menganggap Putin sebagai "pembunuh", Biden menjawab ya.Baca juga: Diskusi Empat Pilar Menyoroti Kasus Rasisme Anti Asia di AS
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Rudal dan Drone...
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved